Satgas Toleransi SMPN 1 Candi Tampilkan Karya Gerakan Asah Asih Asuh

Reporter : Handoko Koresponden Sidoarjo

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sikap toleransi menjadi salah satu kebutuhan sikap yang sangat penting, agar terciptanya saling menghargai dan menghormati. Hal tersebut dipraktekkan sekolah SMPN 1 Candi Sidoarjo.

Dengan mengajarkan sikap toleransi tersebut kepada siswa yang mempunyai kekurangan dari yang lainnya, sehingga dalam festival toleransi 2024, sekolah ini mampu memamerkan hasil karya gerakan toleransi, bersama tim satgas toleransi para siswa yakni gerakan asah asih asuh dengan berbagai karya diantaranya, lukisan hasil karya siswa, karya batik kearifan lokal yakni batik Sibori juga, karya ramah lingkungan dari tisu serta berbagai karya lainya.

Baca juga: Sedekah Bumi, Pemdes Pilang Gelar Pengajian Umum di Masjid Baitul Mutaqiin

“Kami atas nama Pemkab Sidoarjo memberikan apresiasi positif terhadap kegiatan Festival Toleransi 2024. Kegiatan ini hasil sinergi komunitas seni Brangwetan dengan Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Pendidikan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo ,” ungkap PLT Bupati Sidoarjo, Subandi, mengapresiasi, Jumat (31/05/2024).

Baca juga: Lestarikan Sedekah Bumi, Warga Bogempinggir Gelar Ritual Larung Sesaji

Ia juga mengungkapkan bahwa kita harus bersama-sama menjaga nama baik Kabupaten Sidoarjo yang telah dirintis oleh Brangwetan. Sinergi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo dengan seluruh stakeholder terus mempererat perbedaan dan menyamakan persepsi untuk membangun Sidoarjo menjadi lebih baik.

“Kita harus terus bekerja sama, menjaga dan mengembangkan toleransi yang baik di wilayah Sidoarjo. Saya berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo serta OPD terkait dapat bersinergi dengan semua kalangan untuk mengawal kebudayaan Toleransi yang telah dibangun dengan baik oleh Brangwetan,” tuturnya

Baca juga: Dialog Interaktif Pencegahan Diinformasi Pilkades 2026 Bersama Wakil Ketua DPRD Sidoarjo

Sementara itu, Henry Nur Cahyo Ketua Komunitas Brangwetan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo karena masih dipercaya untuk melaksanakan kegiatan ini. Festival ini bertujuan untuk menangkal intoleran melalui budaya yang ada di Sidoarjo. Hdk/ hik

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru