Marak Dispensasi Nikah Anak, Angka Perceraian di Sidoarjo Tembus 2.640 Perkara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Perceraian yang dipicu persoalan ekonomi keluarga. SP/ SDA
Ilustrasi. Perceraian yang dipicu persoalan ekonomi keluarga. SP/ SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menindaklanjuti meningkatnya angka kasus perceraian di Kabupaten Sidoarjo yang saat ini tembus 2.640 perkara perceraian masuk sepanjang Januari hingga akhir April 2026. Pengadilan Agama Sidoarjo bahkan mencatat jika angka perkara perceraian pada empat bulan pertama tahun ini tergolong tinggi.

Selain itu, pihaknya juga mengungkap jika marak puluhan permohonan dispensasi nikah usia dini sepanjang 2026. Permohonan tersebut diajukan pasangan yang belum memenuhi batas usia minimal perkawinan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Dari data Pengadilan Agama Sidoarjo tercatat terdapat 48 anak di bawah umur yang mengajukan dispensasi nikah hingga pertengahan tahun ini. Dari jumlah tersebut, diantaranya sebanyak 13 pemohon merupakan laki-laki dan 45 lainnya perempuan. Pasalnya, angka dispensasi nikah usia dini masih berpotensi bertambah karena tahun 2026 belum berakhir.

"Data tersebut masih bisa bertambah karena saat ini masih pertengahan tahun," jelas Panitera Muda Pengadilan Agama Sidoarjo, Bayu Endragupta, Kamis (28/05/2026).

Selain itu, mayoritas perkara yang telah diputus berkaitan dengan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dipicu persoalan ekonomi keluarga. Namun, persoalan ekonomi masih menjadi faktor dominan yang memicu konflik rumah tangga. Ketidakstabilan penghasilan dan kebutuhan rumah tangga yang tidak terpenuhi kerap memicu pertengkaran berkepanjangan.

"Perkara masuk perceraian sampai dengan akhir bulan April tahun 2026, tercatat sudah 2.640 perkara masuk. Hal itu biasanya disebabkan karena faktor ekonomi, yang biasanya memicu konflik dalam rumah tangga," jelasnya. sd-01/dsy

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…