SURABAYAPAGI.com, Batu - Salah satunya tanaman hias yang memang memiliki potensi luar biasa di Kota Batu, yakni Song of India mulai go internasional. Sebanyak 3.500 tanaman dengan nilai Rp 150 juta diekspor ke negeri tirai bambu, China.
Ekspor tanaman hias tersebut dilakukan oleh CV. Kusuma Wijaya Plant dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu. Oleh karena itu Pemerintah Kota Batu dan Bea Cukai Malang akan selalu berkolaborasi untuk mendorong ekspor potensi unggulan Kota Batu, dan menyelesaikan permasalahan yang muncul.
Baca juga: Pesona Destinasi Hutan Pinus Bukit Jengkoang Batu, Surga Tersembunyi Bak Pedesaan Swiss
"Kita sangat senang bahwa anak bangsa, khususnya warga Kota Batu, memiliki potensi eksportir. Ini merupakan bagian ikhtiar kita untuk terus mengajak agar produk unggulan Kota Batu diekspos dan dikembangkan, agar penuhi pasar internasional," ujar Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, Selasa (11/06/2024).
Baca juga: Jelang Nataru 2025/2026, Volume Lalu Lintas Kota Batu Diprediksi Naik 20 Persen
"Pemerintah Kota Batu dan juga Bea Cukai dengan Klinik Ekspornya, akan berupaya bersama-sama jika terdapat kendala yang dialami UMKM saat melaksanakan ekspor," imbuh Aries.
Lebih lanjut, pemerintah sangat mendukung UMKM yang melakukan ekspor. Mengingat kinerja ekspor Jawa Timur di Triwulan I telah mensupport 10 persen atau USD 2,5 juta pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Bahkan, nilai ekspor tanaman hias Jawa Timur mencapai USD 1,4 juta yang telah masuk ke pasar Singapura, Denmark dan Belanda.
Baca juga: Angka Wisatawan Turun 30 Persen, Disparta Batu Gencarkan Promosi Jelang Nataru 2025/2026
Sebagai informasi, produk unggulan Kota Batu yang telah memenuhi pasar luar negeri antara lain keripik buah dan sayur, pot dari sabut kepala produksi Kokedama dan tanaman hias. btu-01/dsy
Editor : Desy Ayu