SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Genesis, sub-merek mewah dari Hyundai memutuskan untuk menunda produksi mobil listrik Genesis GV80 generasi terbaru yang awalnya direncanakan pada kuartal ketiga 2026 menjadi akhir tahun 2027 atau bahkan awal 2028.
Penundaan tersebut sementara lantaran Hyundai tengah beralih fokus ke prioritas menghadirkan mobil hybrid. Oleh karenanya, untuk mengimbangi model yang ada saat ini sejak meluncur pada 2020, Genesis akan menambahkan versi hybrid GV80 terlebih dahulu sebelum memperbarui modelnya.
Baca juga: Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'
Genesis GV80 plug-in hybrid (PHEV) yang akan datang ini akan membuatnya bersaing di gelanggang PHEV mewah seperti Audi Q7, BMW X5, Lexus RX dan Mercedes-Benz GLE. Dan rencana Genesis untuk model hybrid akan dirinci lebih lanjut dalam pernyataan resmi bulan ini.
Sebagai informasi, sebelumnya Genesis awalnya berencana untuk melewati penawaran kendaraan hybrid yang belum pernah dikerjakannya untuk fokus sepenuhnya pada kendaraan listrik dan hidrogen, Rabu (12/06/2024).
Baca juga: Per Februari 2026, Penjualan Mobil Listrik Global Alami Penurunan 11 Persen
Namun, sebagai bagian dari induk perusahaan yang memiliki komitmen terhadap kendaraan listrik, Genesis tetap berpegang teguh pada tujuan akhir mereka untuk beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik pada tahun 2030.
Meskipun Genesis mengalihkan prioritasnya untuk menyediakan opsi hybrid saat ini, ini dianggap sebagai langkah sementara dalam strategi mereka menuju mobilitas yang lebih berkelanjutan.
Baca juga: Eksklusif! Tesla Kenalkan Teknologi Pengereman Mulus di Model Y Terbaru
Jenama mewah besutan Negeri Gingseng ini sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa semua kendaraan baru yang diluncurkannya mulai tahun 2025 dan seterusnya adalah kendaraan listrik, untuk mempersiapkan peralihan ke jajaran kendaraan listrik sepenuhnya pada 2030. jk-01/dsy
Editor : Desy Ayu