Kebakaran di Gunung Bromo Sudah Dipadamkan

surabayapagi.com
Tim BPBD kabupaten Pasuruan saat melakukan pemadaman kebakaran di gunung Bromo.

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Taman Wisata Gunung Bromo dipastikan sudah padam.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Dimas Kris.

Baca juga: Perdana Tahun Ini, Indahnya Fenomena Gunung Bromo Berselimut Salju

Menurutnya, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) maupun BPBD Provinsi Jawa Timur telah menyampaikan bahwasanya api sudah berhasil dipadamkan di titik-titik kebakaran, dan dilanjutkan dengan pembasahan asap dan potensi titik api.

"Sudah padam sejak minggu kemarin dan sudah dilakukan pembasahan asap dan potensi titik api oleh tim gabungan," kata Dimaz usai memimpin rapat internal di Kantor BPBD Kabupaten Pasuruan, Selasa (25/6/2024).

Dijelaskan Dimaz, selama pembasahan, ada beberapa unit kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) yang dibawa langsung menuju titik kebakaran. Para petugas nya pun gabungan, baik dari BPBD Provinsi Jatim maupun BPBD Kabupaten Pasuruan, ditambah TNI, POLRI hingga warga di Lereng Gunung Bromo.

Baca juga: Momen Istimewa, Taman Safari Prigen Kenalkan 4 Anak Harimau Sumatera

"Setelah dinyatakan padam, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jatim dan Kabupaten Pasuruan langsung bergeser alias balik kanan. Karena cuacanya memang sangat dingin dan berangin," ucapnya.

Seperti diketahui, kebakaran terjadi di kawasan Gunung Batok di area lautan pasir Gunung Bromo di wilayah Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan. Luas area yang terbakar sekitar 35 hektare.

Baca juga: Jelang Idul Adha, DKP3 Perketat Kesehatan Hewan Kurban Aman di Sejumlah Lapak Pasuruan

Terkait penyebab kebakaran, sampai saat ini masih didalami tim Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bersama kepolisian setempat. Kata Dimaz, semua unsur terlibat dalam pemadaman karhutla Bromo. Mulai BPBD Jatim, TNBTS, polisi hutan, BPBD Pasuruan, BPBD Probolinggo, BPBD Kabupaten Malang hingga masyarakat setempat.

"Kami belum mendapatkan pengumuman resmi dari TNBTS," singkatnya. Hik

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru