Stok Menipis Pasca Idul Adha, Harga Kambing di Banyuwangi Naik

surabayapagi.com
Ilustrasi. Pedagang Kambing di Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BNY

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pasca Hari Raya Idul Adha 2024 kemarin, ketersediaan kambing oleh para peternak lokal di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur kian menipis sehingga memicu kenaikan harga lagi. Pasalnya, saat akan Idul Adha harga kambing justru rendah.

Selama Idul Adha, harga kambing sempat mengalami penurunan drastis akibat banyaknya pasokan dan menurunnya daya beli masyarakat. Penurunan harga itu nyaris 15 persen. 

Baca juga: Jelang Kurban, Harga Kambing dan Domba Kurban di Lumajang Naik Rp500 Ribu

“Saat Idul Adha, harga kambing kita turunkan sampai Rp 500 ribu per ekor, tapi tetap sulit menjualnya,” kata Arifin (42), peternak asal Dusun Sumbergondo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Rabu (03/07/2024).

Diketahui, harga kambing jantan saat ini pasca Idul Adha naik menjadi Rp 4 juta per ekor, sementara kambing betina berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 3,5 juta. Padahal menjelang Lebaran Kurban, jelas dia, harga kambing jantan sekitar Rp 3,5 juta. Untuk betina berkisar antara Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta.

Baca juga: Penjualan Hewan Kurban di Kota Madiun Ramai Pembeli, Harga Kambing Mulai Rp2,8 Juta

“Permintaan kambing di lapangan tidak sebanyak saat Idul Adha,” ujarnya, Salah satu peternak kambing asal Dusun Jalen, Desa Setial, Kecamatan Genteng, Sukamat (55).

Menurut Sukamat, kenaikan harga kambing ini karena stok kambing di Banyuwangi tidak sebanyak sebelumnya. Sehingga daya saing antar peternak kambing tidak sesengit dulu. 

Baca juga: Jelang Idul Adha, Harga Kambing Melonjak Rp3 Juta dan Sapi Rp20 Juta di Pasar Hewan Ngawi

“Stok kambing hanya dipenuhi oleh peternak lokal, kambing dari luar daerah tidak banyak seperti saat Idul Adha,” jelasnya.

Lebih lanjut, para peternak berharap harga kambing tetap stabil dan permintaan kembali meningkat. Sehingga, jerih payah merawat kambing dapat dirasakan. “Kami berharap permintaan kambing meningkat lagi, sehingga harga bisa tetap stabil,” katanya optimis. bny-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru