HKI: Iklim Investasi Jatim Sangat Baik

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia Didik Prasetiyono menyebut iklim investasi di Jawa Timur sangat baik berkat dukungan dari pemerintah provinsi setempat.

"Iklim investasi di Jawa Timur sangat baik salah satunya berkat dukungan kuat dari Pemprov Jatim, yang telah berkomitmen mempermudah proses investasi melalui berbagai terobosan penyederhanaan birokrasi," kata Didik dalam keterangan di Surabaya, Jumat.

Baca juga: Triwulan III 2025, Realisasi Investasi Surabaya Tembus Rp 31,3 Triliun

Pria yang juga Direktur Utama (Dirut) PT SIER itu mengatakan meski tren investasi terus menanjak dan melesat, tetapi ada tantangan yang dihadapi dan harus segera mendapat perbaikan.

Didik memberi contoh tantangan yang dihadapi yaitu tentang kerangka peraturan untuk menjamin kepastian hukum dan perlindungan investasi, mekanisme penyelesaian sengketa perikatan/kontrak bisnis yang cepat dan mudah, insentif kebijakan perpajakan, kemudahan perizinan dan tentang kepastian regulasi tata kelola dalam lingkungan.

Baca juga: Kejar Target Realisasi Investasi, DPMPTSP Kota Mojokerto Komitmen Gelar Bimtek LKPM

"Saya yakin, optimisme tetap dapat dijaga dengan terus melakukan perbaikan-perbaikan. Langkah ini akan meningkatkan daya tarik Jawa Timur sebagai daerah tujuan investasi, menciptakan lingkungan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan pada akhirnya peningkatan penyerapan lapangan kerja," kata dia.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Jatim, Adhy Karyono menyebut pihaknya berkomitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Jatim, membuka peluang investasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui acara East Java Investment Dialogue (EJID) 2024.

Baca juga: Jadi Magnet Ekonomi di Jatim, Investasi Kabupaten Lumajang Tembus Rp1,9 Triliun

"Acara ini menjadi platform penting untuk mempertemukan para investor, terutama investor asing, dengan berbagai proyek potensial di Jawa Timur," kata dia. S-01/ham

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru