SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sejak dua bulan terakhir, Peugeot E-3008 catat penjualan positif di Eropa dengan raihan sebanyak 50 ribu pesanan dengan total pesanan didominasi varian 100 listrik murni, yang tersedia dalam tiga pilihan powertrain: Listrik 210 dk, Hybrid 136 e-DCS6, dan Plug-in Hybrid 195 e-DCS7, Selasa (06/08/2024).
Pasalnya, di Eropa, Peugeot E-3008 memang banyak disukai konsumen dengan desain fastback SUV yang segar dan efisien. Selain itu, mobil ini menawarkan jangkauan listrik hingga 680 km berkat platform STLA Medium terbaru dari Stellantis.
Baca juga: Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'
Tentu saja, dengan kesuksesan ini menegaskan jika komitmen Peugeot dalam mendukung transisi pelanggan menuju kendaraan listrik dengan menawarkan produk yang sesuai kebutuhan.
Baca juga: Per Februari 2026, Penjualan Mobil Listrik Global Alami Penurunan 11 Persen
Didesain, dikembangkan, dan diproduksi di Prancis (Sochaux), Peugeot E-3008 merupakan perwujudan keunggulan teknologi Prancis dan merevolusi standar dengan desainnya yang berani.
Pengalaman imersif dan intuitif ini, dengan dashboard ergonomis dan kontrol digital, dilengkapi dengan berbagai layanan terkoneksi. Sementara, sebagian besar pesanan didominasi varian high-end GT dari Peugeot E-3008, yang memperkuat strategi merek memikat segmen atas.
Baca juga: Eksklusif! Tesla Kenalkan Teknologi Pengereman Mulus di Model Y Terbaru
Sementara, di Indonesia, penjualan kendaraan Peugeot di Indonesia dihentikan sesuai dengan arahan dari Stellantis selaku prinsipal, sejak Kamis (02/05/2024) lantaran penjualan kendaraan Peugeot di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir cenderung menurun. Padahal, sebelumnya tengah fokus memasarkan kendaraan SUV Peugeot 5008, 3008, dan 2008. jk-03/dsy
Editor : Desy Ayu