Respati Polrestabes Surabaya Amankan Lima Terduga Anggota Gengster 

Reporter : Al Qomaruddin

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Untuk menciptakan Surabaya aman dan kondusif, Polrestabes Surabaya rutin menggelar patroli guna mengantisipasi bertumbuhnya gengster yang menggagu ketertiban. 


Minggu (8/9) malam di Jalan Pasar Kembang ada laporan terkait ada dugaan gengster yang akan melakukan aksi tawuran. Bergerak cepat Tim Respon Cepat Tindak Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polrestabes Surabaya langsung mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara). 

Baca juga: Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak


Di TKP personel Respatti Tim 2 mendapati dua remaja yang telah berhasil diamankan oleh warga setempat, yang telah berjaga dan melindungi lingkungan mereka dari ancaman kejahatan.


Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Teguh juga mengerahkan Tim Respon Cepat melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan berhasil meringkus tiga remaja lainnya yang berusaha melarikan diri. 


"Lima remaja yang diduga dari gengster tersebut akhirnya ditangkap, AL 16 tahun warga Pandegiling Surabaya, RL 15 tahun warga Pandegiling Surabaya, AR 16 tahun warga Simo gunung Keramat Timur Surabaya, Ai 16 tahun warga Gunung Anyar Kidul Surabaya dan DRS 22 tahun Kendangsari Surabaya," tandas AKBP Teguh, Minggu (8/9) malam. 

Baca juga: Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar


Teguh mengatakan dalam operasi itu, polisi menyita enam balok kayu yang diduga akan digunakan untuk aksi tawuran dan lima telepon genggam milik para pelaku, kelima remaja beserta barang bukti diserahkan ke Polsek Sawahan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Harga Kedelai Impor Naik Imbas Konfilik Geopolitik, Perajin Tempe di Surabaya Pilih Perkecil Ukuran


Sementara itu Kasi Humas AKP Haryoko Windhi saat di hubungi wartawan menjelaskan, Aksi cepat dan tepat dari Tim Respon Cepat Tindak ini sekali lagi membuktikan betapa pentingnya kewaspadaan warga dan kerjasama yang solid dengan masyarakat dan kepolisian dalam menjaga keamanan di Kota Surabaya.


"Dengan sinergi yang kuat antara warga dan aparat penegak hukum, terus memperkuat pertahanannya melawan segala bentuk kejahatan di Kota Surabaya," pungkasnya. Alq

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru