SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Merek mobil mewah klasik kenamaan, BMW baru saja melaporkan kabar kurang menyenangkan. Pasalnya, sejumlah model BMW, seperti X1, X7, dan XM, yang jumlahnya 1,5 juta unit di seluruh dunia terdampak masalah pada sistem Integrated Braking System (IBS).
Awalnya pabrikan asal Jerman itu menganggap sepele masalah ini, namun ternyata sebanyak jutaan unit di seluruh dunia harus di recall alias penarikan kembali untuk perbaikan. Dalam menangani masalah IBS ini mereka menyebutnya sebagai 'tindakan teknis'.
Baca juga: Motor Adventure KLE500 Makin Tangguh, Cocok untuk Touring di Medan Berat
"Tindakan teknis terkait IBS mempengaruhi lebih dari 1,5 juta kendaraan dan mengakibatkan biaya garansi tambahan dalam jumlah tiga digit juta pada kuartal ketiga," kata BMW, Senin (16/09/2024).
Selain itu, penyebab utama masalah ini diduga terkait dengan gangguan sinyal pada sensor posisi mesin, yang dapat menyebabkan kegagalan dukungan kekuatan rem hidrolik.
Baca juga: Transmisi Otomatis Bermasalah, Toyota Diadang Gugatan Massal di Amerika Serikat
Pasalnya, jika masalah tersebut tidak segera diatasi dan pengiriman tidak segera dihentikan (disetop) maka dapat mempengaruhi sistem pengereman dan stabilitas kendaraan. Menyadari ini masalah serius, BMW pun berupaya bekerja cepat untuk memperbaikinya demi menjaga keselamatan pengendara.
Penghentian pengiriman untuk kendaraan terdampak yang belum sampai ke tangan pelanggan juga diperkirakan akan berdampak negatif pada penjualan.
Baca juga: Usung 4 Motor, SUV Offroad Listrik Hongqi Tertangkap Kamera Uji Coba di Musim Dingin
Kini, BMW memperkirakan sekitar 1,53 juta kendaraan di lima negara akan terkena dampak termasuk sekitar 370.000 di Tiongkok, 270.000 di Amerika Serikat, 150.000 di Jerman, 70.000 di Korea Selatan, dan 60.000 di Prancis.
Namun, hingga masalah tersebut mencuat dan mengakibatkan sebanyak jutaan unit ditarik kembali (recall), pihaknya belum menerima laporan terkait kecelakaan yang disebabkan oleh masalah ini. jk-02/dsy
Editor : Desy Ayu