SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang sedang gencar-gencarnya mensejahterakan para petani setempat dengan menggelar program Gerakan Belanja Sayuran di Lahan Petani (Gerbas Tani) yang berada di Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung.
Penjabat (Pj) Bupati Lumajang Indah Wahyuni berharap adanya Program Gerbas Tani yang digelar selama 3 hari yakni mulai tanggal 19 - 21 September 2024 dapat meningkatkan pendapatan petani dan sektor pariwisata di Kabupaten Lumajang.
Baca juga: Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Lumajang Tembus Rp 40 Ribu per Kg
"Gerbas Tani diharapkan dapat meningkatkan harga jual sayur di tingkat petani karena memiliki kualitas yang bagus, sehat dan masyarakat bisa langsung petik di lahan petani. Sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya para petani yang ada di Kabupaten Lumajang," ujar Pj Bupati Indah Wahyuni, Jumat (20/09/2024).
Secara konsep Gerbas Tani menghadirkan transaksi yang saling menguntungkan antara pembeli dan petani. Pasalnya, petani dapat berinteraksi langsung dengan pembeli, sekaligus menjadikan pembelajaran bagi petani dalam beragribisnis dan menjadikan desa agrowisata.
Baca juga: Musim Tanam 2026, Pemkab Sampang Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi Dorong Produktivitas Pangan
"Kolaborasi antar instansi itu sangat luar biasa karena bukan hanya ada kebun sayur saja, namun dengan adanya keindahan kebun bunga ini juga nantinya bisa menjadi pupuk pestisida bagi tanaman yang lain," katanya.
Tren positif lainnya, petani juga mendapatkan harga yang tinggi karena pembeli merupakan konsumen langsung. "Bisa jadi pembelajaran bagi petani dalam beragribisnis dan menjadikan desa agrowisata. Bukan hanya ada kebun sayur saja, namun dengan adanya keindahan kebun bunga ini juga nantinya bisa menjadi pupuk pestisida," ujar Indah usai memetik hasil panen sayuran di kebun petani.
Baca juga: Jaga Harmoni Alam, Masyarakat Adat di Pacitan Gelar Ritual "Thetek Melek" di Hamparan Sawah
Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Lumajang juga akan meluncurkan solusi pengadaan pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah pertanian, bernama "Paket Lumajang Organik Solutif Efektif Murah Efisien Ramah Lingkungan dan Unggul" (Pa-Losemeru) yang merupakan inovasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang.
"Semoga dengan adanya Pa-Losemeru dapat memberikan solusi dari mahalnya harga pupuk kimia dan juga untuk mengembalikan kesuburan tanah dan meningkatkan produktivitas lahan pertanian," katanya. lj-01/dsy
Editor : Desy Ayu