SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Seluruh kontingen Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Daerah (FORDA) Ke-II Jawa Timur asal Kabupaten Mojokerto mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto, Zulkarnain Mahading mengatakan pihaknya terus berkomitmen memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan khususnya bagi pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah (BPU).
Baca juga: Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja
"BPJS Ketenagakerjaan siap melindungi pekerja dari berbagai profesi, termasuk atlet yang memiliki risiko cidera saat bertanding," ujarnya.
BPJS Ketenagakerjaan memberikan dua program perlindungan yaitu, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Sebagai informasi, program JKK memberikan jaminan pemulihan kecelakaan kerja tanpa batas biaya dan tanpa batas waktu perawatan sampai peserta sembuh dan kembali beraktifitas dimana sifat perlindungannya tidak terbatas dan semua biaya ditanggung sesuai kebutuhan medis yang diperlukan.
Baca juga: 12.199 Pekerja Rentan di Kota Mojokerto Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Dirinya berharap kedepan seluruh atlet dalam setiap event pertandingan bisa mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Para atlet di daerah juga diharapkan mendaftar mandiri di kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat menggunakan KTP.
Menurutnya, seluruh pekerja termasuk atlet pun wajib diikutkan program BPJS Ketenagakerjaan, agar saat bertanding mereka merasa aman dan tenang, sehingga dapat memberikan hasil yang terbaik dalam pertandingan.
"Ini adalah contoh bagi pemerintah kabupaten lainnya bahwa BPJS Ketenagakerjaan ikut hadir dalam mensukseskan kegiatan olahraga dengan memberikan perlindungan terhadap atlet yang akan bertanding.
Baca juga: Petani di Mojokerto Pilih Beralih Tanam Jagung Imbas Pasokan Air Terbatas
Untuk diketahui, Kormi Kabupaten Mojokerto mengirimkan 143 kontingen untuk mengikuti FORDA II Jawa Timur yang digelar pada 29 November - 4 Desember 2024 di Surabaya.
Setidaknya, para kontingen Kabupaten Mojokerto mengikuti 11 Cabang Organisasi Olahraga Masyarakat (COOM) dalam ajang ini. Antara lain, panjat tebing, skateboard, orienteering, panahan tradisional, dan seni panahan tradisional.
Kemudian, sepeda tua, universal line dance, aerobik dan fitnes, seni tarung, serta binaraga. Dwi
Editor : Moch Ilham