SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menjelang libur panjang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) wajib mengunjungi destinasi wisata alam di Pantai Lumbung yang terletak di sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung, Jawa Timur. Pasalnya, pantai tersebut menyuguhkan keindahan alam yang eksotis hamparan pasir putih dan deretan karang cantik di bawah tebing, Senin (16/12/2024).
Ombaknya yang cukup besar menjadikan pantai ini juga digemari oleh para penggemar fotografi dan pecinta olahraga selancar. Tak hanya itu, salah satu ciri unik Pantai Lumbung adalah batu besar yang berada di tengah pantai. Dari sisi timur, batu ini terlihat ramping dan menjulang, sedangkan dari sisi barat, bentuknya tampak lebar dan utuh. Batuan ini menjadi inspirasi nama pantai, menyerupai bentuk lumbung yang ikonis.
Baca juga: Ranu Sentong Bakal Jadi Destinasi Wisata Ekologis Baru di Probolinggo
Bahkan, saat sore menjelang malam, pasir yang panas mulai terasa sejuk oleh hembusan angin laut. Suara deburan ombak yang ritmis menyatu dengan suasana damai. Momen ini cocok untuk dinikmati keindahan visual alam pantai juga cocok untuk ketenangan jiwa.
Baca juga: Menara Air Randu Pangger Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru Berbasis Sejarah dan Edukasi
Pantai Lumbung juga cocok bagi pengunjung untuk merenung dan melepas penat. Bagi sebagian orang, momen ini menjadi waktu untuk introspeksi dan menghargai keindahan alam yang menyentuh hati.
Suara ombak, warna langit, dan suasana damai menyatu menjadi satu pengalaman yang sulit dilupakan. Sehingga, Pantai Lumbung yang menjadi salah satu rekomendasi di wilayah Pucanglaban selalu menjadi destinasi yang diminati bagi pengunjung lokal maupun dari luar daerah Tulungagung.
Baca juga: Pantai Parang Dowo di Malang Suguhkan Karang Besar hingga Gua-gua Kecil yang Masih Asri
Meski nuansanya yang indah dan buka 24 jam, para wisatawan dianjurkan untuk tidak berkunjung ke Pantai Lumbung terlalu malam. Jalur menuju Pantai Lumbung masih terbilang curam dan ekstrem, sehingga dapat membahayakan perjalanan jika dilakukan dalam keadaan gelap. Pengunjung juga tidak disarankan untuk membawa kendaraan roda empat karena kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah. tl-01/dsy
Editor : Desy Ayu