SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka meningkatkan produktifitas hasil gabah/beras di lingkup Jawa Timur (Jatim), Perum BULOG bersama TNI menggelar sosialisasi tentang pengadaan gabah dan beras dalam negeri untuk Tahun 2025 di Gedung Graha Sativa Perum BULOG Kanwil Jatim, Surabaya.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan informasi penting terkait pembelian gabah kering panen (GKP) di tingkat petani yaitu sebesar Rp.6.500/kg dengan kadar air maksimal 25�n kadar hampa maksimal 10% sebagaimana keputusan terbaru Kepala Badan Pangan Nasional.
Baca juga: Tembus Target hingga 600 Persen, Bulog Jatim Jadi Penopang Ketahanan Pangan Nasional
Keputusan ini mengatur perubahan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan harga gabah serta beras dalam negeri, yang diharapkan bisa memberikan harga yang lebih baik bagi petani.
Acara yang berlangsung dengan penuh semangat ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Wakil Direktur Utama Perum BULOG, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Dr. Marga Taufiq, S.H., M.H., Pangdam V /Brawijaya, Mayjend Rudy Saladin, Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat, Brigjen TNI Heri Susanto dan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jawa Timur, Sumrambah.
“Kegiatan ini merupakan langkah penting untuk memperkuat sinergi antara Perum BULOG dan TNI AD Kodam V Brawijaya. Kami berharap dapat mempercepat proses penyerapan hasil panen petani agar Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tetap terjaga dengan baik, serta menciptakan stabilitas pangan yang menguntungkan bagi masyarakat,” ungkap Wakil Direktur Utama Perum BULOG, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Dr. Marga Taufiq, S.H., M.H., Kamis (23/01/2025).
Baca juga: Dorong Serapan Gabah/Beras, Bulog Jatim Sewa Gudang Berkapasitas 150 ribu Ton
“Kami siap mendukung pelaksanaan pengadaan gabah dan beras tahun 2025 guna mendukung program swasembada pangan, terutama beras yang dicanangkan pemerintah pusat,” disambut baik Pangdam V/Brawijaya, Mayjend Rudy Saladin.
Selain itu, Brigjen TNI Heri Susanto juga menambahkan, “TNI AD selama ini terlibat aktif dalam pendampingan petani untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi padi. Kami berharap melalui kegiatan ini, Perum BULOG dapat menyerap hasil panen petani secara maksimal dan menjadikannya sebagai cadangan pangan pemerintah yang dapat menjamin ketahanan pangan nasional,” tuturnya.
Baca juga: Sinergi BULOG dan PT Pupuk Indonesia: Petani Tak Lagi Kesulitan Jual Gabah serta Beli Pupuk
Lebih lanjut, sosialisasi ini juga turut memperkenalkan berbagai program penting seperti Rumah Pangan Kita (RPK) dan Program Mitra Tani, yang bertujuan untuk memfasilitasi petani dalam menjual hasil pertaniannya dengan harga yang wajar.
Dengan perubahan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang lebih menguntungkan bagi petani.
BULOG dan TNI berharap produksi padi di Indonesia pada tahun 2025 akan meningkat, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan kegiatan bimbingan teknis kepada jajaran Kodim dan Cabang BULOG seluruh Jawa Timur. lni
Editor : Desy Ayu