Sinergi BULOG dan PT Pupuk Indonesia: Petani Tak Lagi Kesulitan Jual Gabah serta Beli Pupuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
antara Perum BULOG dengan PT Pupuk Indonesia Regional 3 Jawa Timur terkait produksi dan penjualan gabah petani. SP/ NI
antara Perum BULOG dengan PT Pupuk Indonesia Regional 3 Jawa Timur terkait produksi dan penjualan gabah petani. SP/ NI

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebuah terobosan menarik di tengah panen raya padi, muncul skema baru yang menghubungkan langsung dari hasil panen petani dengan akses pupuk subsidi. Sehingga, membantu meringankan beban petani tanpa harus menunggu lama atau terjerat utang.

Hal ini bisa terlaksana atas kerjasama antara Perum BULOG dengan PT Pupuk Indonesia Regional 3 Jawa Timur. Serta sudah dilaksanakan di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Di mana, hasil panennya dibeli langsung oleh Perum BULOG Kantor Cabang Jember seharga Rp 6.500 per kg sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Pemimpin Perum BULOG Kanwil Jatim, Langgeng Wisnu, mengungkapkan kolaborasi strategis ini, gabah petani langsung dibeli dengan harga Rp 6.500 per kilogram, kemudian hasil penjualannya digunakan untuk membeli pupuk subsidi dengan harga sesuai HET.

"Ini bukan hanya soal panen, tapi bagaimana petani punya siklus produksi yang sehat. Panen langsung laku, dan modal tanam berikutnya sudah di tangan," kata Langgeng, Jumat (02/05/2025).

Lanjut Langgeng, diharapkan dengan mekanisme ini, petani dapat mengakses pupuk dengan harga yang lebih efisien. Sehingga, untuk biaya produksi pada musim tanam selanjutnya dapat ditekan.

Selain itu, langkah ini tak hanya menstabilkan harga gabah di tengah gejolak pasar, tapi juga membangun model pertanian berkelanjutan yang lebih mandiri.

"Jadi petani tidak perlu lagi berutang atau menunggu giliran pupuk, karena sistem ini memastikan dana dan akses tersedia tepat waktu," tukasnya.

Sementara itu, PT Pupuk Indonesia juga memastikan pasokan pupuk di Jawa Timur dalam kondisi aman.

"Kami punya stok 290 persen di atas batas minimum. Artinya, petani di Ambulu dan sekitarnya tak perlu khawatir soal ketersediaan," kata Saroyo Utomo W, SM Reg 3 PT Pupuk Indonesia.

Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut turut melibatkan Kodim 0824 Jember dan diharapkan menjadi cikal bakal model penguatan pertanian terpadu nasional. Dengan pendekatan hulu-hilir seperti ini, pertanian bukan hanya produktif, tapi juga efisien dan menguntungkan di semua lini.

Kedepan dengan kolaborasi ini bukan hanya membantu petani hari ini, tapi membentuk ekosistem pertanian masa depan yang tangguh dan berdaya saing tinggi.

Di sisi lain, Ahmad Taufik, salah satu petani peserta panen raya, mengungkapkan manfaat nyata skema tersebut.

"Biasanya kami harus cari pinjaman buat beli pupuk. Tapi sekarang, begitu gabah dijual, langsung bisa beli pupuk subsidi. Lebih ringan dan lebih tenang," pungkasnya. lni

Berita Terbaru

Mudahkan Jamaah Beribadah ke Tanah Suci, PCNU Lamongan Gandeng Travel Umrah Sunan Drajat

Mudahkan Jamaah Beribadah ke Tanah Suci, PCNU Lamongan Gandeng Travel Umrah Sunan Drajat

Kamis, 03 Sep 2026 22:22 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 22:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan terus memperkuat ikhtiar memberikan kemudahan dan pelayanan kepada jamaah. Salah s…

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Elektabilitas Partai Gerindra yang menempati posisi teratas dalam survei politik terbaru di Jawa Timur mendapat respons dari Ketua…

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru kepuasan warga terhadap program-program Gubernur Jawa…

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -  Upaya Pemkab Lamongan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditarget mencapai Rp 1 Triliun, mendapat tanggapan …

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur menginisiasi agar Program Kredit Sejahtera (Prokesra) mendapat dukungan dalam Perubahan APBD (…

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Inovasi kembali ditorehkan oleh Kabupaten Lamongan, salah satunya bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang…