SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Vinanda Prameswati resmi dilantik menjadi Wali Kota Kediri oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka Jakarta, pada Kamis (20/2/2025). Bersama KH Qowimuddin Thoha, Mbak Wali, panggilan akrabnya kini, akan memimpin Kota Tahu hingga 2030 medatang.
Di sela rangkaian tersebut, Alumnus Magister Kenotariatan Unair Surabaya tersebut mampir ke Kementerian PU. Mbak Wali beraudiensi, membahas permasalahan insfrastruktur di Kota Tahu.
Baca juga: Mbak Wali Tekankan Kesiapan Lintas Sektor Hadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026
Dalam audiensi tersebut Mbak Wali bertemu Sekjen PU Zainal Fatah didampingi Deputi Fasilitasi Infrastruktur Daerah dan Deputi Pengelolaan Aset Negara.
Banyak pembahasan dalam audiensi yang berlangsung hangat itu, salah satunya soal jalan nasional di Kota Kediri yang memang perlu perhatian serius karena kondisinya yang rusak.
Baca juga: Mbak Wali Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 di Rapat Paripurna DPRD
“Ya banyak yang kita bahas kemarin, terkait permasalahan infrastruktur di Kota Kediri. Salah satunya banyak jalan nasional yang rusak,” kata Vinanda, Kamis (20/2/2025) pagi jelang pelantikan.
Infrastruktur memang menjadi salah satu fokus kerja dalam program 7 Sapta Cita yang diusung Vinanda dan Qhowimuddin. Yakni revitalisasi jalan kota dan saluran air. Mbak Wali ingin langsung gerak cepat agar tujuan-tujuan itu bisa segera terealisasi.
Baca juga: Bentengi Pelajar di Era Digital, Pemkot Bangun ‘Gerakan Literasi Mushaf Al Quran’
“Saya berharap dengan Kementerian PU Kota Kediri bisa mendapat bantuan. Jalan nasional kan banyak yang rusak, biar bisa lebih diperhatikan,” harapnya.
Di Kota Kediri masih banyak jalan nasional yang perlu perhatian khusus. Setidaknya ada lima titik memerlukan penanganan cepat agar tak membahayakan pengguna jalan, yakni Jl. Sersan Suharmaji, Jl. Urip Sumoharjo, Jl. Agus Salim (sebagian), Jl. Dr. Saharjo dan Jl. Suparjan Mangun Wijaya. Can
Editor : Redaksi