SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Maserati, merek otomotif di bawah naungan Stellantis dilaporkan membatalkan peluncuran dari MC20 Folgore lantaran kurangnya minat pembeli. Oleh karenanya keputusan tersebut harus diambil karena permintaan supercar listrik ini tidaklah mencukupi.
Berita ini muncul setelah Stellantis menghapuskan investasi sekitar 1,5 miliar euro untuk Maserati, yang oleh para eksekutif sebagian disalahkan akibat kemerosotan penjualan di pasar China, Senin (10/03/2025).
Baca juga: Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'
Selain itu, penjualan mobil Maserati di tahun lalu mengalami penurunan lebih dari setengahnya dibandingkan sebelumnya, yakni menjadi 11.300 unit. Akibatnya, merek ikonis ini merugi hingga 260 juta euro setelah membukukan laba sebesar 141 juta euro di tahun 2023.
Sebagai informasi, Maserati MC20 Folgore merupakan satu dari enam model yang akan diperkenalkan oleh merek berjuluk “Trident”. Supercar tersebut diklaim memiliki performa serupa seperti versi bensinnya yang bermesin V6.
Baca juga: Per Februari 2026, Penjualan Mobil Listrik Global Alami Penurunan 11 Persen
Sebagai pengganti dari model ini, brand tersebut akan memperbarui MC20 yang ada saat ini secara menyeluruh. Kemungkinan Maserati akan mengadopsi pendekatan serupa seperti MC20 GT2 Stradale yang memberikan tambahan tenaga hingga 10 hp.
Tidak hanya tenaganya yang ditambahkan, supercar berwujud eksotis ini akan mengalami pengurangan bobot hingga 60 kg dengan pengaturan sasis yang berfokus pada kebutuhan balap di trek.
Baca juga: Eksklusif! Tesla Kenalkan Teknologi Pengereman Mulus di Model Y Terbaru
Langkah ini menunjukkan bahwa Maserati sedang mempertimbangkan kembali rencananya menjadi brand kendaraan listrik sepenuhnya dengan menghentikan produksi mobil bermesin ICE pada tahun 2030 mendatang. jk-01/dsy
Editor : Desy Ayu