Sambang UMKM, Wali Kota Mojokerto Ning Ita Tinjau Langsung Geliat Ekonomi Lokal

Reporter : Dwi Agus Susanti
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat mengunjungi pelaku usaha lokal binaan Diskopukmperindag. SP/Dwy AS

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto  – Komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali ditegaskan melalui kegiatan Sambang UMKM (Semangat Membangun UMKM). 

Pada Jumat (18/4/2025), Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag), Ani Wijaya, mengunjungi dua pelaku usaha lokal binaan Diskopukmperindag.

Baca juga: Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Sosok wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini menyambangi Warung Pecel Ratna di Jalan Bhayangkara dan Tiga Lapan Kafe Samaran di Kelurahan Meri. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemkot Mojokerto dalam memberikan perhatian nyata sekaligus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM.

Dalam kunjungannya, Ning Ita berbincang dan meninjau proses produksi hingga pelayanan kepada pelanggan. Ia pun membeli, mencicipi, dan mempromosikan menu andalan warung dan kafe tersebut.

“Saya ingin memastikan bahwa UMKM di Kota Mojokerto terus bergerak dan tumbuh. Dengan melihat langsung kegiatan usaha mereka, kita bisa tahu apa saja tantangan yang dihadapi dan bagaimana pemerintah bisa hadir untuk memberikan solusi,” tutur Ning Ita.

Baca juga: Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Optimalkan Pracangan TPID dan KKMP

Menurutnya, sektor UMKM adalah tulang punggung perekonomian daerah. Oleh karena itu, keberadaannya harus terus diperkuat baik melalui pendampingan, pelatihan, bantuan permodalan, hingga promosi.

“Banyak produk UMKM kita yang sebenarnya berkualitas dan punya potensi besar untuk berkembang. Maka dari itu, selain kita dorong dari sisi kapasitas SDM dan manajerialnya, kita juga bantu promosikan lewat berbagai kanal pemerintah, termasuk media sosial dan event-event daerah,” imbuhnya.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Percepat Pencairan BPNT APBD

Dengan kegiatan seperti ini, Pemkot Mojokerto berharap geliat ekonomi lokal terus tumbuh dan menjadi pondasi kuat bagi kemajuan kota secara keseluruhan. 

Spirit gotong royong antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci dalam menciptakan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Dwi

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru