SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini range-extender (EREV) sedang menjadi tren booming di kalangan otomotif. Pasalnya, sejumlah pabrikan otomotif China saat ini beramai-ramai dalam mengembangkan kendaraan ramah lingkungan, sehingga opsi tersebut masih di gandrungi.
Meski demikian, Great Wall Motor (GWM) memiliki pandangan lain. Senior Vice President GWM, Mu Feng mengatakan sistem ini disebut telah "kadaluarsa" dan menolak keras mengenai penggunaan teknologi tersebut.
Baca juga: Mobil Listrik Makin Banyak, Jalan Terancam? Fraksi PDIP DPRD Jatim Dorong Skema Pajak Baru
"Kami lebih baik 'mati' daripada harus membuat kendaraan range-extender", kata Mu Feng, Minggu (27/04/2025).
Walaupun, tren booming mengatakan jika Sistem EREV bekerja seperti halnya kendaraan listrik (EV) murni lainnya, namun tetap mengandalkan mesin bensin sebagai generator tambahan untuk mengisi daya baterai.
Baca juga: Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'
Namun, Chairman GWM, Wei Jianjun juga mengatakan jika range-extender hanya bersifat 'sementara' dan tidak sesuai dengan strategi pengembangan jangka panjang perusahaan. Dan saat ini, GWM akan berfokus pada jalur teknologi hybrid dan listrik murni alih-alih menginvestasikannya ke kendaraan range-extender.
Diketahui, meski diklaim booming dan banyak digandrungi di dunia otomotif, teknologi range-extender nyatanya juga memiliki sejumlah kekurangan, termasuk ketergantungan pada fosil, kapasitas baterai yang kecil dengan jarak tempuh kurang jauh, lebih rendah efisiensi bahan bakar, hingga kinerja lebih rendah dari EV murni.
Baca juga: Per Februari 2026, Penjualan Mobil Listrik Global Alami Penurunan 11 Persen
Sementara itu, saat ini, teknologi range-extender telah diadopsi oleh sejumlah brand dari China lainnya seperti BYD, Jetour, Geely, DFSK, Li Auto, hingga Neta. Dan tak hanya itu, pabrikan otomotif luar seperti Ford dan RAM berencana untuk merancang kendaraan truk pikap heavy-duty dengan mengandalkan sistem tersebut. jk-01/dsy
Editor : Desy Ayu