SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi saat ini tengah gencar-gencarnya mencegah krisis lingkungan dengan cara melakukan penanaman puluhan ribu bibit pohon di lereng Gunung Ijen sebanyak 66 ribu bibit pohon.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Banyuwangi bekerjasama dengan PT Bumi Suksesindo (BSI) untuk melakukan penghijauan tersebut di atas lahan 60 hektare dan bibit pohon yang ditanam jenis multipurpose trees species atau pohon serbaguna seperti alpukat, durian dan petai.
Baca juga: Bupati Ipuk Optimis, Momen Ramadhan Dongkrak Perekonomian Rakyat Banyuwangi
"Penanaman bibit pohon ini sebagai bagian dari rehabilitasi lahan kritis," jelas Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Minggu (27/04/2025).
Lebih lanjut, Bupati Ipuk juga turut mendorong gerakan menanam pohon berkelanjutan di Banyuwangi karena sangat penting dalam upaya rehabilitasi lahan kritis dan pelestarian hutan di daerah itu, karena hutan bukan hanya warisan nenek moyang yang bisa dinikmati manfaatnya, melainkan titipan untuk generasi mendatang.
Baca juga: Perkuat Status Green Card UNESCO, Pemkab Banyuwangi Siapkan Proses Revalidasi Geopark Ijen
"Untuk itu kontribusi berbagai pihak perlu terus digalang sebagai wujud tanggung jawab bersama," ucapnya.
Pasalnya, saat ini, dunia dihadapkan dengan triple planetary crisis yaitu perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati dan polusi. Selain demi mencegah krisis lingkungan, kegiatan ini diharapkan juga dapat memberi manfaat ekologis jangka panjang dan nilai ekonomi dari jenis tanaman yang ditanam
Baca juga: Bentuk Kepedulian Sesama, Gerakan ASN Banyuwangi Berbagi Salurkan Paket Sembako
"Maka dari itu kami terus mengajak banyak pihak untuk terus menjaga lingkungan, di lereng Gunung Ijen sebagai kawasan hulu ini contohnya perlu kita tanami pohon yang dapat menahan air agar tidak terjadi banjir di hilir perkotaan," kata Bupati Ipuk. by-01/dsy
Editor : Desy Ayu