Kenali Penyebab Air Radiator Cepat Habis, Begini Tips Menanganinya

surabayapagi.com
Ilustrasi. Petugas saat melakukan pergantian air radiator pada kendaraan. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Banyak pemilik kendaraan kurang mengetahui penyebab air radiator yang cepat habis. Sehingga, sangat disarankan untuk selalu melakukan pengecekan dan penggantian air radiator secara berkala. Jika tidak, dapat berdampak pada kesehatan mesin, Selasa (06/05/2025).

Normalnya, air radiator harus diganti atau diisi ulang setelah kendaraan menempuh perjalanan 35.000 Km sampai 55.000 Km, tergantung spesifikasi kendaraan Anda. Sayangnya, sebelum kendaraan menempuh jarak tersebut air radiator kadang berkurang. Hal itu menandakan ada yang tidak beres pada komponennya. Berikut ini beberapa pemicu air radiator cepat habis.

Baca juga: Bernuansa Motor Sport Gunakan Penggerak Rantai, Italjet Dragster 459 Dibanderol Rp 190 Jutaan

Salah satu pemicu air radiator berkurang dalam waktu singkat adalah karena tekanan tutup radiator yang kurang kuat atau melemah. Lemahnya tutup radiator terjadi karena berbagai hal, misalnya, keteledoran dalam pemasangan atau karena karet aus termakan usia.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, lakukan pengecekan pada komponen radiator secara berkala untuk memantau kondisinya. Jika water pump bocor, air radiator tentu akan terbuang hingga berpengaruh pada penurunan volume dan tentu berdampak pada kondisi mesin yang over heat.

Baca juga: Lewat Rally Dakar 2026, Motul Tegaskan Kualitas Pelumas Kelas Dunia di Ajang Reli Off-road Paling Ekstrem dan Menantang

Sedangkan untuk menghindari kebocoran, disarankan untuk melakukan perawatan seperti melakukan pengurasan per dua bulan untuk membersihkan karat yang mengendap. Selain itu gunakan air radiator yang berkualitas.

Saat pengendara menjumpai air radiator mobil cepat habis, pastikan seberapa banyak sisa cairan yang ada di sistem pendingin. Jika air radiator masih cukup, segera bawa mobil ke bengkel.

Baca juga: Geely Kenalkan ‘G-ASD’, Sistem Bantuan Mengemudi Generasi Terbaru di Ajang CES 2026 Amerika Serikat

Sesaat setelah menjumpai kebocoran air radiator, segera cari sumber kebocoran. pemilik kendaraan bisa mencari solusi sendiri jika sumber kebocoran ada di komponen yang mudah diganti seperti tutup air radiator.

Sehingga, setidaknya lakukan pengisian ulang hingga volumenya cukup, setelah itu bawa mobil ke bengkel. Selain pada mobil, penggantian air radiator pada motor juga harus dilakukan secara berkala untuk mencegah over heat pada mesin. jk-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru