Tak Perlu Ribet, Daftar Sekolah Swasta Surabaya Kini Cukup Lewat SPMB Online

surabayapagi.com
Ketua MKKS Surabaya jelaskan kemudahan daftar sekolah lebih mudah dengan cara online saja. SP/Achmad Adi

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta Surabaya Timur, Wiwik Wahyuningsih, mengungkapkan bahwa masyarakat kini dapat mendaftarkan putra-putrinya ke jenjang SD dan SMP swasta melalui website spmb.surabaya.go.id yang telah disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

“Kurang lebih ada 130 sekolah yang mengikuti di website Dinas Pendidikan. Mulai awal pendaftaran dibuka, yang swasta sudah terpapang di situ,” ujar Wiwik saat ditemui, Kamis (15/5/2025).

Baca juga: KPK Was-was Korupsi Sistem Penerimaan Murid Baru

Wiwik menjelaskan, sekolah swasta yang ingin bergabung dalam sistem penerimaan siswa baru secara daring tersebut bisa mendaftar melalui laman resmi milik Dinas Pendidikan Surabaya, sehingga masyarakat lebih mudah mengakses dan memilih sekolah swasta.

“Pendaftarannya itu begini, swasta itu ada di web-nya Dinas Pendidikan. Masyarakat bisa mendaftar melalui web tersebut. Di situ, sekolah swasta yang berminat untuk ikut disilakan,” terangnya.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono Soroti Pengambilan PIN SPMB SMK/SMA yang masih Manual

Namun demikian, ia juga menyampaikan bahwa sebagian sekolah swasta berbasis religi umumnya tidak mengikuti sistem pendaftaran SPMB dari Pemkot. Hal ini karena mereka telah memiliki pasar pendaftar sendiri.

“Jadi sekolah-sekolah yang berbasis religi, yang sudah punya basis pasar sendiri, itu biasanya tidak ikut,” imbuhnya.

Baca juga: Wakil Ketua Komisi D Minta SPMB 2025 lebih Transparansi

Dengan adanya sistem pendaftaran terintegrasi secara online ini, Wiwik menilai proses seleksi menjadi jauh lebih mudah dan transparan bagi masyarakat, khususnya dalam jalur afirmasi.

“Biasanya masyarakat itu melihat ketersediaan jalur afirmasi, yang dari keluarga kurang mampu. Misalnya sekolah kuotanya tahun ini 50 anak di jalur tidak mampu, itu biasanya diserbu dulu,” pungkasnya. Ad

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru