Wakil Ketua Komisi D Minta SPMB 2025 lebih Transparansi

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Komisi D DPRD kota Surabaya, Luthfiyah. SP/ Al Qomaruddin
Wakil Ketua Komisi D DPRD kota Surabaya, Luthfiyah. SP/ Al Qomaruddin

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mengatisipasi kegaduhan saat pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya dalam hal ini Dinas Pendisikan kota Surabaya untuk lebih transparansi dan memberikan perlindungan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Wakil Ketua Komisi D DPRD kota Surabaya, Luthfiyah mengatakan dirinya mendukung penuh langkah Dinas Pendidikan dalam hal penambahan kuota jalur afirmasi dari 15 menjadi 20 persen. Sehingga bagi siswa dari keluarga kurang mampu dapat mendapatkan yang layak.

“Saya berharap sistem ini akan jauh lebih baik dari sebelumnya. Dan Insya Allah, sistem ini bisa dijalankan dengan baik dan warga Surabaya yang benar-benar membutuhkan bisa mengakses pendidikan secara adil,” ungkap Luthfiyah Jumat (23/05/2025).

Luthfiyah menjelaskan dalam sitem ini ada empat jalur pendaftaran yang akan diterapkan tahun ini meliputi afirmasi, mutasi, prestasi, dan domisili, kebijakan ini menunjukkan keberpihakan kepada siswa dari keluarga miskin (Gamis) dan pra-Gamis agar punya peluang lebih besar mengakses sekolah negeri.
Sistem tersebut disiapkan untuk menampung sekitar 38 ribu lulusan SD di Kota Pahlawan.

Namun ia mengingatkan, jalur prestasi tetap harus dikawal secara ketat agar tidak menimbulkan celah manipulasi data nilai.“Jalur prestasi ini harus benar-benar diselesaikan dengan baik, jujur, dan adil,” tegasnya.

Kuota jalur mutasi ditetapkan 5 persen, jalur prestasi meningkat dari 30 menjadi 35 persen mencakup prestasi akademik, non-akademik, dan nilai rapor.

Sedangkan jalur domisili mendapat porsi 40 persen, yang dibagi rata untuk wilayah sekitar sekolah (domisili satu) dan kelurahan yang tidak memiliki SMP negeri dalam satu kecamatan (domisili dua).
Politisi dari fraksi Gerindra itu juga menyoroti peran sekolah swasta sebagai bagian penting dalam ekosistem pendidikan kota.

Lutfiyah mengungkapkan dalam reses yang digelar DPRD Surabaya kemarin yang dilakukannya kemarin, ia mendapati banyak warga yang berada di salah satu kelurahan mengeluh karena hanya ada satu SDN yang terdapat pada kelurahan mereka yang ternyata sekolah tersebut lebih dekat jaraknya dengan kelurahan lain sehingga menyebabkan banyak anak yang tidak mendapatkan kursi di sekolah tersebut.

Ia mengingatkan Pemkot agar tidak abai terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu yang tidak tertampung di sekolah negeri. “Yang terpenting adalah tidak ada anak Surabaya yang putus sekolah hanya karena persoalan kuota atau kemampuan ekonomi,” ujarnya.

Ia mendorong agar Pemkot tetap memberi perhatian dan bantuan biaya pendidikan bagi siswa Gamis dan pra-Gamis yang masuk sekolah swasta. Menurutnya, keberlanjutan pendidikan harus dijamin, apapun jalur dan jenis sekolahnya.

“Disini peran pemerintah untuk menjamin keberlanjutan pendidikan tetap harus hadir,” tegasnya. Alq

Berita Terbaru

Cek Komposisi Sebelum Memilih, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua Selain Informasi Nilai Gizi

Cek Komposisi Sebelum Memilih, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua Selain Informasi Nilai Gizi

Jumat, 03 Jul 2026 17:18 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:18 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Di tengah banyaknya pilihan produk nutrisi anak, kebiasaan membaca komposisi menjadi semakin penting agar orang tua tidak hanya m…

Industri Percetakan Jatim Tumbuh, SPE 2026 Bidik 15 Ribu Pengunjung dan Akselerasi Teknologi

Industri Percetakan Jatim Tumbuh, SPE 2026 Bidik 15 Ribu Pengunjung dan Akselerasi Teknologi

Jumat, 03 Jul 2026 17:15 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Industri percetakan di Jawa Timur menunjukkan tren pertumbuhan seiring ekspansi sektor manufaktur, industri kemasan, serta ekonomi k…

Kirab Budaya, Tradisi Melestarikan Budaya 'Sedekah Bumi' yang di Selenggarakan Abdi Dalem Joko Dolog

Kirab Budaya, Tradisi Melestarikan Budaya 'Sedekah Bumi' yang di Selenggarakan Abdi Dalem Joko Dolog

Jumat, 03 Jul 2026 12:05 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Acara kirab budaya dan sedekah bumi yang di adakan kami 2 juli 2026 oleh abdi dalem Arca Joko Dolok di sambut meriah dan antusias…

Klaim Ekonomi Arus Bawah Lumpuh, Ratusan Massa Kepung DPRD Ponorogo, Tuntut MBG Dilanjutkan

Klaim Ekonomi Arus Bawah Lumpuh, Ratusan Massa Kepung DPRD Ponorogo, Tuntut MBG Dilanjutkan

Jumat, 03 Jul 2026 11:24 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Petani, Peternak, UMKM, dan Pekerja Lokal Kabupaten Ponorogo menggelar aksi demonstrasi…

Masih Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Jumat Bakti Religi

Masih Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Jumat Bakti Religi

Jumat, 03 Jul 2026 11:11 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Masih dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar pagi ini melaksanakan kegiatan Jumat Bakti Religi di Mushola D…

KAI Daop 7 Madiun Tutup Perlintasan Liar demi Keamanan Perjalanan KA Serta Masyarakat 

KAI Daop 7 Madiun Tutup Perlintasan Liar demi Keamanan Perjalanan KA Serta Masyarakat 

Jumat, 03 Jul 2026 11:03 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 11:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali melakukan penutupan perlintasan sebidang tidak terdaftar (liar) s…