Hadir dengan Mesin V8, Bentley Bentayga Speed Terbaru Lebih Buas

surabayapagi.com
Bentley Bentayga Speed Terbaru. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Bentley secara resmi memperkenalkan Bentayga Speed terbaru yang mendapatkan pembaruan performa dengan mesin baru 4,0 liter V8 twin-turbo sehingga dapat memompa tenaga hingga 650 ps dan torsi 850 Nm.

Sehingga menjadikannya sebagai Bentayga paling bertenaga yang pernah ada dan melebihi sebelumnya dengan konfigurasi W12. Sehingga, berkendara lebih bertenaga dan kedinamisan berkendara lebih baik dari sebelumnya.

Baca juga: Motor Adventure KLE500 Makin Tangguh, Cocok untuk Touring di Medan Berat

Dengan performa baru ini cukup membuatnya berlari dari 0 ke 96 km/jam dalam tempo 3,4 detik dengan klaim kecepatan tertinggi hingga 310 km/jam, dibantu oleh knalpot sports yang memberinya tidak hanya tenaga lebih besar, melainkan juga raungan menggelegar dari sistem pembuangan, Selasa (03/06/2025).

Tidak hanya itu, merek otomotif asal Inggris ini juga menyediakan opsional knalpot Titanium dari Akrapovic sehingga menimbulkan suara lebih mendramatisir sehingga dapat memacu adrenalin untuk penggunanya.

Baca juga: Transmisi Otomatis Bermasalah, Toyota Diadang Gugatan Massal di Amerika Serikat

SUV tersebut juga dilengkapi dengan tiga mode berkendara, yakni Comfort, Bentley, dan Sport. Untuk mode Sport, pabrikan memberikan peningkatan secara signifikan dengan respons pengemudi lebih baik hingga kekakuan peredaman kemudi yang ditingkatkan hingga 15 persen.

Mode Sport yang disempurnakan memungkinkan pengemudi untuk memanfaatkan tenaga mesin V8 secara lebih maksimal saat menikung dan merasakan kemampuan berbelok yang sangat lincah dari vektor torsi rem, dengan opsi rem keramik karbon yang berguna sebagai ESC Dynamic pada mode Sport.

Baca juga: Usung 4 Motor, SUV Offroad Listrik Hongqi Tertangkap Kamera Uji Coba di Musim Dingin

Meskipun pabrikan belum mengungkap harga, dilaporkan Autocar bahwa Bentley Bentayga Speed ini mulai dijual seharga 219.000 poundsterling (Rp4,8 miliar) dan diposisikan antara varian S dengan EWB. jk-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru