SURABAYAPAGI.com, Sampang - H. Slamet Junaidi selaku Bupati Sampang dua periode mempunyai kepekaan menanggapi, dan memahami sesuatu secara mendalam terkait dugaan pungli eartag oleh Puskeswan Ketapang terhadap peternak yang notabene wong cilik.
Akibat gencarnya pemberitaan Surabayapagi terkait Puskeswan Ketapang Diduga Pungli Eartag Sapi, Capai Puluhan Ribu Per Ekor. Suyono selaku Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang, dipanggil oleh Bupati untuk menghadap ke Pendopo, sekitar pukul 22.45 Wib tadi malam dan ditegor terkait kinerja bawahnya yang diduga melakukan pungli.
Baca juga: Penyiram Air Keras Aktivis KontraS, Divonis Khianati TNI
"Dihadapan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan lolak lolok (Kebingungan)," kata sumber terpercaya dilingkungan Pendopo, Rabu (04/06/2025).
Baca juga: Perdana Tahun Ini, Indahnya Fenomena Gunung Bromo Berselimut Salju
Menanggapi ditegornya Suyono selaku Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang oleh Bupati,
Dani Febriansyah selaku Pemerhati lingkungan, ia mengatakan sebagai Kepala Disperta seharusnya jangan sampai ditegor oleh Pembina Kepegawaian yaitu Bapak Bupati.
Baca juga: Suara Gemuruh dan Bau Amoniak Diduga dari Pabrik Petrokimia Gresik Bikin Warga GKB Resah
"Bilamana melakukan langkah yang tepat untuk anak buah yang diduga bersalah adalah dengan mencari fakta. Sehingga Bilamana ada tegoran dari Bupati tidak kebingungan," ujarnya. gan
Editor : Desy Ayu