Lima Hari Menghilang, Ini Kronologi Hilangnya Kusnadi Menurut Penjaga Kandang Ayam

surabayapagi.com
Wahyudi pegawai kandang ternak ayam milik Kusnadi saat memberi penjelasan pada surabayapagi. SP/Achmad AdiĀ 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Kusnadi, mantan ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak lima hari lalu, tepatnya sejak Rabu pekan kemarin. Hilangnya Kusnadi menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi keluarga, hingga akhirnya laporan resmi dilayangkan ke Polsek Balongbendo.

Wahyudi, penjaga kandang ayam milik Kusnadi yang berada di Desa wonokarang kecamatan Balongbendo, menjadi salah satu orang terakhir yang berkomunikasi dengan Kusnadi sebelum menghilang. Menurut penuturannya, Kusnadi sempat datang ke kandang namun mengatakan tidak akan menginap.

Baca juga: Khofifah Klaim tidak Pernah Terima Ijon

“Saya tanya, ‘Pak nanti nginap nggak?’ Bapak menjawab, ‘Tidak menginap.’ Saya kerja di sini dari jam 7 pagi sampai jam 4 sore,” ungkap Wahyudi saat ditemui surabaya pagi pada Senin (9/6/2025).

Namun setelah hari itu, Kusnadi tak lagi muncul. Kekhawatiran memuncak ketika hingga hari Minggu, Kusnadi belum juga kembali ke rumah. Salah satu anak Kusnadi Teddy Kusdita Kunong akhirnya mengajak Wahyudi untuk membuat laporan orang hilang ke Polsek Balongbendo.

Baca juga: PDIP Jatim Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Kusnadi

“Kami ke Polsek Minggu kemarin. Nomor HP bapak dilacak pihak kepolisian.dari hasil pelacakan terakhir, posisi terakhir ada di Pamekasan,” jelas Wahyudi.

Setelah beberapa hari tanpa kabar, titik terang mulai muncul. Pada Senin dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, Wahyudi menerima kabar langsung dari Kusnadi.

Baca juga: Sudah Bawa Koper, Kusnadi Urung Ditahan

“Alhamdulillah tadi pagi sekitar jam 2 dini hari, Pak Kusnadi sendiri ngabarin saya. Katanya nanti sore mau ke kandang,” ucapnya dengan nada lega.

Hingga kini belum diketahui pasti alasan di balik hilangnya Kusnadi selama beberapa hari. Keluarga masih menunggu kepulangan beliau untuk mendapatkan penjelasan langsung. Pihak kepolisian juga disebut masih memantau perkembangan kasus tersebut. Ad

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru