SURABAYAPAGI.com, Jombang - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang menerjunkan beberapa tim mandor guna memantau dan menangani kerusakan di seluruh ruas jalan setempat.
Tim yang bertugas saat ini sudah ada enam tim, dan ditambah empat tim lagi yang diberikan tugas untuk melakukan identifikasi, pelaporan, serta perbaikan ringan hingga sedang di lapangan.
Baca juga: Targetkan Tuntas Tiga Tahun, Pemkab Lumajang Prioritaskan Perbaikan Jalan Rusak
"Mereka akan keliling 500 ruas jalan kabupaten untuk menutup lubang dan melakukan pemeliharaan," beber Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang Bayu Pancoroadi, Kamis (10/07/2025).
Lebih lanjut, Bayu menjelaskan, bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Jombang Warsubi melalui inisiatif mandor jalan sebagai pengganti sistem lama, yaitu Unit Reaksi Cepat (URC).
Dari total 499 ruas jalan sepanjang lebih dari 1.200 kilometer, sekitar 74 persen dalam kondisi baik. "Sisanya, 26 persen masih belum mantap dan terus ditangani," jelasnya.
Baca juga: Antisipasi Kerusakan Jalan Alternatif, Pemkab Tulungagung Anggarkan Rp2 Miliar
DIketahui, tim mandor ini telah menangani 124 ruas jalan sepanjang hampir 39 kilometer. Beberapa proyek peningkatan seperti ruas Blimbing–Gudo dan Mojoagung–Mojoduwur juga sudah rampung.
"Untuk kerusakan berat, kami mengusulkan penanganan melalui program peningkatan dan rehabilitasi jalan dalam jangka panjang," ungkapnya.
Baca juga: Dukung Mobilitas Masyarakat, Pemkab Ponorogo Gencarkan Perbaikan dan Pengaspalan Ulang 82 Ruas Jalan
Selain fokus pada infrastruktur jalan, Dinas PUPR Kabupaten Jombang juga mengoptimalkan penanganan di bidang sumber daya air (SDA). Tim normalisasi saluran telah menyelesaikan pekerjaan di 13 titik saluran dan sungai sepanjang 26 kilometer.
"Yang paling besar tetap di infrastruktur jalan, termasuk untuk mendukung tim mandor jalan," pungkasnya. jb-01/dsy
Editor : Desy Ayu