Progres Perbaikan Jalan di Kota Madiun Terpaksa Tertunda Imbas Harga Aspal Melonjak Naik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perbaikan jalan di Kota Madiun tertunda akibat lonjakan harga aspal yang tertunda lantaran harga aspal melonjak naik. SP/ MDN
Perbaikan jalan di Kota Madiun tertunda akibat lonjakan harga aspal yang tertunda lantaran harga aspal melonjak naik. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Baru-baru ini terjadi lonjakan terhadap komoditas harga aspal yang dikeluhkan hingga membuat sejumlah perbaikan jalan di Kota Madiun terpaksa ditunda akibat lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) yang berdampak langsung hingga mengalami penundaan dalam pengerjaannya.

Menindaklanjuti fenomena tersebut, kini pemerintah daerah masih melakukan penyesuaian anggaran dan menunggu koordinasi dengan pemerintah pusat terkait Standar Harga Satuan (SHS). Pihaknya juga belum berani mengambil keputusan sebelum ada kejelasan dari pemerintah pusat. Hal itu karena, harga material yang melampaui SHS menjadi kendala utama dalam pelaksanaan proyek.

“Ya, pastinya ini terkait kenaikan harga. Kami dari Pemerintah Kota Madiun masih memformulasikan dan akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Karena harga yang di atas SHS, kami tidak berani mengambil keputusan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, Senin (04/05/2026).

Saat ini, pemerintah daerah masih merapatkan langkah strategis sambil menunggu arahan lebih lanjut. Sedangkan di sisi teknis, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Madiun, Agus Tri Sukamto, mengakui bahwa kenaikan harga material berdampak besar terhadap pelaksanaan proyek. 

Terdapat empat paket proyek jalan dengan total nilai sekitar Rp15 miliar yang harus ditinjau ulang. Penyesuaian dilakukan tidak hanya karena kenaikan harga BBM dan material, tetapi juga menyesuaikan program dari pemerintah pusat. “Pemeliharaan jalan masih ada. Cuma untuk proyek perbaikan jalan berkala masih menunggu koordinasi dengan pemerintah pusat dan berdampak signifikan. Pekerjaan belum bisa kami laksanakan dikarenakan perubahan harga material sangat signifikan,” katanya.

Akibatnya, jadwal pelaksanaan proyek mengalami kemunduran karena harus memenuhi prosedur dan regulasi yang berlaku. Meski demikian, pihaknya menargetkan pekerjaan dapat mulai dilaksanakan paling lambat Mei 2026, mengingat keterbatasan waktu dalam tahun anggaran berjalan dan saat ini masih dalam proses koordinasi dengan pusat. md-02/dsy

Berita Terbaru

Fokus Pulihkan Fungsi Lahan, Pemkab Bongkar 21 Lapak Eks Lokalisasi Sidoarjo

Fokus Pulihkan Fungsi Lahan, Pemkab Bongkar 21 Lapak Eks Lokalisasi Sidoarjo

Selasa, 04 Agu 2026 10:51 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 10:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai bagian dari penataan kawasan untuk mengembalikan fungsi lahan sekaligus menegakkan ketertiban umum, Pemerintah Kabupaten…

Pulihkan Ekosistem Ranu Klakah, Pemkab Lumajang Tebarkan 50 Ribu Benih Ikan

Pulihkan Ekosistem Ranu Klakah, Pemkab Lumajang Tebarkan 50 Ribu Benih Ikan

Selasa, 04 Agu 2026 10:42 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka memulihkan keseimbangan ekosistem Ranu Klakah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang saat ini gencar menebarkan 50…

Festival Gir Sereng Kota Probolinggo Perkuat Budaya dan Ekonomi Lokal

Festival Gir Sereng Kota Probolinggo Perkuat Budaya dan Ekonomi Lokal

Selasa, 04 Agu 2026 10:24 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 10:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui Festival Gir Sereng yang digelar Kelompok Masyarakat (Pokmas) Laba-laba di Kota Probolinggo, Jawa Timur, dapat…

Polsek Kebomas dan YALPK Bagikan Sembako serta BBM Gratis untuk Ojol dan Warga Gresik

Polsek Kebomas dan YALPK Bagikan Sembako serta BBM Gratis untuk Ojol dan Warga Gresik

Selasa, 04 Agu 2026 10:08 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 10:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dan warga Gresik menerima bantuan sembako serta bahan bakar minyak (BBM) gratis dalam kegiatan b…

35 Ribu Guru SMA/SMK Jatim Belum Terima Tunjangan Fungsional, DPRD Desak Rp274 Miliar Masuk P-APBD 2026

35 Ribu Guru SMA/SMK Jatim Belum Terima Tunjangan Fungsional, DPRD Desak Rp274 Miliar Masuk P-APBD 2026

Selasa, 04 Agu 2026 10:06 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Jawa Timur Tahun Anggaran 2…

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Jombang - Kolonel Inf Batara Alex Bulo, Komandan Korem 082/CPYJ meraih juara 1 Lomba Menembak Pistol Danrem 082/CPYJ Cup Kategori Eksekutif…