SurabayaPagi, Probolinggo – Pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket 3 terus menunjukkan progres positif dan ditargetkan rampung pada Desember 2025. Proyek strategis nasional ini diharapkan memperkuat konektivitas wilayah timur Pulau Jawa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata lokal.
Pengerjaan tol sepanjang 175 kilometer ini dilaksanakan oleh konsorsium PP – Waskita – WIKA KSO, dengan PT Jalan Tol Probowangi sebagai pemilik proyek. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) dipercaya menjadi pemasok utama beton readymix, dengan nilai kontrak sebesar Rp91,99 miliar.
Baca juga: Proyek Tol Probowangi Dongkrak Nilai Kontrak WSBP Capai Rp1,76 Triliun
“Kami menjamin kualitas suplai beton melalui proses quality control yang berstandar tinggi di lapangan,” ujar Handoko Budi Nugroho, Kepala Divisi Readymix & Quarry WSBP, Kamis (7/8/2025).
Untuk mendukung kelancaran distribusi, WSBP mengoperasikan Batching Plant Proban yang secara khusus melayani proyek tersebut. Seluruh proses produksi dilakukan sesuai standar keselamatan kerja dan mutu konstruksi.
Tol Probolinggo–Banyuwangi dirancang menjadi jalur penghubung strategis antara kota-kota besar di Jawa Timur, termasuk Surabaya, Malang, dan Banyuwangi.
Selain itu, tol ini membuka akses lebih cepat ke sejumlah destinasi wisata unggulan seperti Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, dan Taman Nasional Alas Purwo.
“Tol ini tak hanya mempercepat mobilitas, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata lokal,” tambah Handoko.
WSBP juga turut mendukung program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dengan memprioritaskan material lokal seperti semen, pasir, dan agregat. Perusahaan ini pun melibatkan tenaga kerja lokal dalam pelaksanaan proyek.
Direktur Operasi WSBP, Itung Prasaja, menyatakan bahwa proyek ini menjadi bagian dari Nilai Kontrak Dikelola (NKD) WSBP yang hingga pertengahan 2025 telah mencapai Rp1,76 triliun. “Area Penjualan 3, termasuk proyek tol ini, menyumbang sekitar Rp169 miliar terhadap total NKD,” jelasnya.
Sementara itu, lini bisnis beton readymix menyumbang nilai kontrak baru sebesar Rp128,9 miliar hingga pertengahan 2025. Proyek Tol Probolinggo–Banyuwangi menjadi salah satu kontributor utama.
Dengan progres pembangunan yang berjalan sesuai jadwal, proyek ini diharapkan selesai tepat waktu dan membawa manfaat jangka panjang bagi konektivitas, pariwisata, serta ekonomi kawasan timur Pulau Jawa. Byb
Editor : Redaksi