SurabayaPagi, Probolinggo – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) memacu kinerja pasokan material konstruksi dengan menyuplai beton senilai Rp91,99 miliar untuk proyek Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) Paket 3.
Target suplai diproyeksikan tuntas pada akhir 2025, menjadi salah satu motor penggerak pendapatan perusahaan di tahun berjalan.
Direktur Operasi WSBP, Itung Prasaja, mengatakan proyek strategis ini menjadi bagian dari Nilai Kontrak Dikelola (NKD) WSBP yang hingga pertengahan 2025 mencapai Rp1,76 triliun.
Dari total tersebut, Area Penjualan 3, termasuk proyek Tol Probowangi, menyumbang sekitar Rp169 miliar.
“Lini bisnis beton readymix menjadi kontributor terbesar, dengan kontrak baru mencapai Rp128,9 miliar. Tol Probowangi adalah salah satu penyumbang utamanya,” ujar Itung, Minggu (10/8/2025).
WSBP, anak usaha PT Waskita Karya, mengandalkan pasokan dari Batching Plant Proban yang dibangun khusus untuk proyek ini.
Perusahaan memerlukan sekitar 80 ribu meter kubik atau 40 ribu ton semen, memanfaatkan hampir 70 persen tenaga kerja lokal.
Strategi ini sejalan dengan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang digadang pemerintah.
Kepala Divisi Readymix dan Quarry WSBP, Handoko Budi Nugroho, menambahkan bahwa pengawasan mutu dilakukan ketat mulai dari tahap produksi hingga pengiriman ke lokasi proyek.
“Selain memperkuat posisi kami di pasar, proyek ini diharapkan mendorong percepatan konektivitas, pertumbuhan ekonomi, dan pariwisata di Jawa Timur. Jalur ini akan menjadi bagian penting penghubung Merak–Banyuwangi,” ujarnya.
Tol Probowangi Paket 3 menjadi proyek strategis yang tidak hanya bernilai bisnis besar bagi WSBP, tetapi juga memiliki multiplier effect terhadap ekonomi regional, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga peningkatan permintaan material lokal. Byb
Editor : Redaksi