Mahmudah Bangkit Dari Keterpurukan Dengan Usaha Pentol Drajad

surabayapagi.com
Usaha Pentol Drajad Mahmudah (44). SP/ HIKMAH

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Bulatan daging cincang yang dicampur tepung adalah jenis jajan yang digemari masyarakat. Makanan yang populer ini disebut pentol itu kini menjadi jalan sukses Mahmudah (44) untuk meraih cuan demi meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Perempuan paruh baya asal Desa Anggaswangi, Sukodono ini memaparkan perjuangannya untuk bangkit dari keterpurukannya dengan memulai usaha kuliner yakni menjual jajanan pentol.

Baca juga: DPRD Sidoarjo: Pedagang Kecil Sebagai Urat Nadi Ekonomi Kerakyatan Wajib Dihidupkan

Awalnya Mahmudah sebagai karyawan pabrik dengan penghasilan minim, sejak terkena PHK ekonomi keluarganya hancur, " Tidak patah semangat kami harus memulai usaha mandiri dengan jualan pentol agar keluarga bisa makan" ujarnya.
Sejak tahun 2015 lalu, Mahmudah menjajakan produknya dengan berkeliling sendiri Kemudian ia mulai berpikir bagaimana berjualan di tempat namun tidak kehilangan pelanggan.
"Jualan berkeliling memang capek, karena itu kami putuskan untuk usaha menetap yakni memutuskan berjualan di teras Alfamart Anggaswangi. " Mengapa dirinya memilih teras Alfamart sebab menurutnya di antara tempat ini banyak orang lalu lalang berbelanja" ujar Mahmudah mengawali kisah sukses usahanya, Senin (4/8).

Baca juga: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Trate Takjil Market Volume 4 Libatkan 130 UMKM dan Resmikan Outlet Trate Rasa

Setelah tiga tahun berjalan, Mahmudah mulai merasakan kenaikan omsetnya, dari awalnya dapat cuan hanya puluhan ribu kini sudah mencapai ratusan ribu perhari.
"Kami tidak salah saat melirik tenant Alfamart sebagai mitra mengembangkan bisnisnya karena melihat tokonya yang ramai dan strategis." Timpal Mahmudah.

Tidak dipungkiri oleh wanita yang giat bekerja ini, memang awalnya hanya coba coba saja namun selama 2 bulan dagangannya mulai laku dan ternyata laris beneran.
Sampai sekarang pentol Kabul Drajad yang dijual Mahmudah ini sudah dikenal sebagai brand yang sudah tersebar di Sidoarjo Jawa Timur.

Baca juga: Pejabat Bea Cukai Diduga Ikut Runtuhkan UMKM

"Pentol Kabul Drajad ini didominasi daging ayam dan daging sapi dan diracik dengan khusus sehingga rasanya sangat khas" kata Mahmudah.
Rasa yang lezat dan enak, dengan tekstur pentol tak terlalu kasar, dan dagingnya lebih terasa, menjadi keunggulan Pentol Kabul Drajad. Saos cocol terasa pas saat terpadu dengan Pentol Kabul. Berkat kerja keras dan pantang menyerahnya, perekonomian keluarga Mahmudah meningkat. hdk

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru