Di Tengah Kenaikan Dollar, Peternak Lele Optimalkan Produksi untuk MBG

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Heri Purnomo, seorang pembudidaya lele asal Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Jombang. SP/ JBG
Heri Purnomo, seorang pembudidaya lele asal Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Jombang. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Di tengah kenaikan rupiah terhadap nilai dollar, sektor budidaya ikan air tawar khususnya lele di Kabupaten Jombang tetap semangat gotong royong dengan diinisiasi oleh komunitas pembudidaya ikan tetap menjadi benteng utama dalam menjaga stabilitas produksi. 

Meski dampak kenaikan kurs dollar terhadap rupiah belum dirasakan secara langsung saat ini, ia memprediksi tekanan ekonomi tersebut mungkin akan terasa dalam 2 hingga 3 bulan ke depan. Namun, dampak yang lebih nyata telah dirasakan sejak pecahnya konflik di Timur Tengah beberapa waktu lalu.

"Sejak beberapa bulan terakhir, terjadi kenaikan harga pakan pabrikan sebesar Rp 250 per kilogram. Kondisi ini memang belum membuat kami merugi, namun margin keuntungan mulai menipis," ungkap Heri Purnomo, seorang pembudidaya lele asal Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Senin (25/05/2026).

Selain harga pakan pabrikan, biaya operasional distribusi ikan ke pasar wilayah Jawa Timur, juga mengalami kenaikan.  Heri menyebutkan, ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM) menjadi kendala tersendiri.  Di tengah tantangan tersebut, terdapat angin segar yang justru mendorong peningkatan permintaan ikan lele. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi pasar baru yang signifikan.  

Heri mencatat, permintaan dari dapur-dapur MBG rata-rata mencapai 1,5 hingga 2 kuintal per minggu untuk satu lokasi dapur. "Adanya pasar MBG ini sangat membantu, bahkan menjadi pemicu kenaikan permintaan yang signifikan sejak Januari lalu. Saat ini saja, masih ada kekurangan pemenuhan kebutuhan pasar sekitar 20 persen hingga 30 persen," jelas Heri. 

Karena tingginya permintaan tersebut, saat ini para pembudidaya ikan lele anggota Pekantara sedang giat melakukan penambahan kolam untuk mengoptimalkan produksi. Heri menambahkan, Pekantara sendiri hadir dengan semangat gotong royong dalam pemasaran dan efisiensi produksi. Bagi Heri, tantangan ekonomi dunia hanyalah ujian sementara. Dengan keyakinan yang teguh, ia memandang masa depan budidaya ikan tetap cerah selama sumber daya alam masih tersedia. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…