Optimalkan Pengelolaan Limbah Domestik, Ini Layanan Inovatif DPUPR Kota Kediri

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Guna meningkatkan kualitas sanitasi di wilayah Kota Kediri, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Kediri kini resmi mempunyai tempat pengolahan lumpur tinja yang dapat diakses masyarakat dan kantor-kantor yang berada di wilayah Kota Kediri. Dalam konteks global, upaya ini merupakan pelaksanaan amanat dari Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keenam yakni penyediaan air bersih dan sanitasi untuk masyarakat.

Menurut Endang Kartika Sari, Kepala DPUPR Kota Kediri, target pembangunan dewasa ini tidak sekedar mewujudkan sanitasi layak, lebih dari itu perlu diwujudkan sanitasi aman agar limbah domestik dari aktivitas sehari-hari tidak mencemari lingkungan dan sumber air tanah. "Salah satu syarat mewujudkan sanitasi aman melalui keberadaan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang berada di Kelurahan Campurejo yang mulai dioperasikan pada bulan Mei. Jadi ini merupakan program inovasi Pemkot Kediri melalui DPUPR sebagai bentuk ihtiar untuk mewujudkan sanitasi aman di kawasan perkotaan," jelas Endang. 

IPLT Kota Kediri menyediakan layanan bernama Sigap Instalasi Lumpur Tinja Aman (Si Sinta). Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan layanan penyedotan tinja pada tangki septik cukup dengan menghubungi nomot telepon 0851-1313-2295. "Kami menyarankan masyarakat agar menguras tangki septik setidaknya 2 - 3 tahun sekali, jangan sampai meluber karena bisa mencemari lingkungan sekitar," ujarnya. Adapun tarif yang dikenakan mengacu Peraturan Daerah Kota Kediri Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Untuk penyedotan kakus dikenakan retribusi Rp 175.000/meter kubik; sedangkan pengolahan limbah cair rumah tangga, perkantoran, dan industri Rp 35.000/meter kubik. 

Lebih jauh Endang mengutarakan, saat ini IPLT Kota Kediri memiliki satu armada truk penyedotan lumpur tinja yang beroperasi pada hari Senin hingga Sabtu dengan jam layanan 08.00 - 16.00 WIB.

Terkait mekanisme pengolahan, lumpur tinja yang didapat dari masyarakat langsung dibawa menuju IPLT Campurejo untuk dilakukan pengolahan dengan beberapa tahapan hingga memenuhi baku mutu sesuai standar Kementerian Pekerjaan Umum dan dipastikan aman sebelum dibuang ke saluran air. Agar penyediaan layanan lebih optimal, saat ini DPUPR Kota Kediri tengah dalam proses pengajuan pembentukan UPTD IPLT dan telah merampungkan kajian akademik. Di samping itu, kapasitas SDM juga terus ditingkatkan melalui serangkaian kegiatan bimbingan teknis (bimtek) bekerjasama dengan Balai Teknik Sanitasi, Kementerian PU.

"Kepada masyarakat Kota Kediri silakan mengakses layanan Si Sinta dengan melakukan penyedotan tangki septik secara berkala. Kami juga mendorong penyedia jasa sedot tinja swasta untuk memanfaatkan keberadaan IPLT untuk mengolah lumpur tinja dengan biaya yang terjangkau," pungkasnya. Can

Berita Terbaru

Parkir Sembarangan di Pucang Sewu Surabaya Bisa Didenda Rp500 Ribu

Parkir Sembarangan di Pucang Sewu Surabaya Bisa Didenda Rp500 Ribu

Kamis, 20 Agu 2026 12:22 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, warga RW 1 Kelurahan Pucang Sewu, Kecamatan Gubeng, Surabaya, punya cara tersendiri untuk mengatasi parkir liar di…

Cegah Deepfake dan Hoax, Polres Blitar Beri Edukasi Pemanfaatan AI pada Siswa/Siswi SMA

Cegah Deepfake dan Hoax, Polres Blitar Beri Edukasi Pemanfaatan AI pada Siswa/Siswi SMA

Kamis, 20 Agu 2026 11:57 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi perhatian Polres Blitar Polda Jatim dalam upaya…

Bupati Sumenep: Syukuran HUT RI KE-81 Jadikan Wujud Syukur Atas kemerdekaan Berkat Perjuangan Para Pahlawan

Bupati Sumenep: Syukuran HUT RI KE-81 Jadikan Wujud Syukur Atas kemerdekaan Berkat Perjuangan Para Pahlawan

Kamis, 20 Agu 2026 11:56 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di…

Pane Melimpah Tapi Harga Tomat Anjlok, Petani di Magetan Hanya Dapat Rp1.500 per Kilogram

Pane Melimpah Tapi Harga Tomat Anjlok, Petani di Magetan Hanya Dapat Rp1.500 per Kilogram

Kamis, 20 Agu 2026 11:48 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Memasuki Agustus 2026, harga tomat di Magetan justru merosot tajam, bahkan di tingkat petani hanya tersisa sekitar Rp1.500 per…

Pedagang Kuliner Menjerit, Harga Daging Ayam di Ngawi Tembus Rp43 Ribu per Kg

Pedagang Kuliner Menjerit, Harga Daging Ayam di Ngawi Tembus Rp43 Ribu per Kg

Kamis, 20 Agu 2026 11:43 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Saat ini, sejumlah pedagang kuliner terpaksa mengurangi ukuran dagangan imbas harga daging ayam potong di Kabupaten Ngawi, Jawa…

Berkah Terik Matahari, Petani Tembakau di Lumajang Untung Rp 30 Juta per Ha

Berkah Terik Matahari, Petani Tembakau di Lumajang Untung Rp 30 Juta per Ha

Kamis, 20 Agu 2026 11:41 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Berkah teriknya matahari saat musim kemarau membuat proses pengeringan daun tembakau lebih cepat sekaligus meningkatkan kualitas…