SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Suasana Stasiun Madiun selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW benar-benar luar biasa. Ribuan orang tumpah ruah, menjadikan stasiun kebanggaan warga Mataraman ini sebagai pusat pergerakan penumpang kereta api di Jawa Timur bagian barat.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatat lonjakan fantastis jumlah pengguna jasa KA. Sepanjang 4–7 September 2025, okupansi keberangkatan mencapai 35.101 penumpang, melonjak 25 persen dibanding pekan sebelumnya yang hanya 28.103 orang. Tak kalah heboh, arus kedatangan juga tembus 33.904 penumpang, naik 32 persen dari sebelumnya 25.705 orang.
Baca juga: Dalam Satu Kwartal 1 Tercatat 20 Insident di Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun
Dari jumlah itu, Stasiun Madiun menjadi episentrum perjalanan. Tercatat 25.070 penumpang naik dan turun di stasiun ini, menjadikannya pintu gerbang utama transportasi kereta api di wilayah Madiun dan sekitarnya.
Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, tak menutupi rasa bangganya.
Baca juga: Terobos Palang Pintu Rel KA, Truk Muatan Pasir Tertemper KA CL Dhoho Kota Blitar
“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada pelanggan yang menjadikan kereta api sebagai pilihan utama. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan,” ujarnya, Senin (8/9/2025).
Tak hanya angka penumpang yang meroket, KAI Daop 7 juga menghadirkan inovasi layanan anyar. Kini Stasiun Madiun dilengkapi pojok baca dan co-working space gratis bagi penumpang yang ingin menunggu keberangkatan dengan nyaman sekaligus produktif.
Baca juga: Akibat Insiden Viral! Benturan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek, 2 KJJ Dibatalkan
“Dengan berakhirnya libur panjang ini, kami berharap tetap dapat melayani masyarakat dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu,” pungkas Zainul. man
Editor : Moch Ilham