Banyaknya Permintaan, Harga Ayam di Lumajang Naik Rp 2 Ribu per Kg

surabayapagi.com
Ilustrasi. Penjual ayam di pasar tradisional Lumajang, Jawa Timur. SP/ LMJ

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Memperingati hari keagamaan, Maulid Nabi Nabi Muhammad SAW 1447 H membuat harga komoditas daging ayam ikut naik 2 kali lipat karena permintaan juga turut meningkat.

Pedagang daging ayam di Pasar Baru Lumajang Rohamah, menjelaskan saat ini, harga daging ayam cenderung mengalami kenaikan mencapai Rp 2 ribu per kilogram. 

Baca juga: Komitmen Jaga Keamanan Lingkungan, Lumajang Perkuat Sistem Teknologi CCTV

Padahal pada hari biasa, hanya sekitar 20 ekor ayam, namun kali ini bisa menjual sampai 40 ekor ayam hingga lebih. Banyaknya permintaan konsumen membuat harga jual juga ikut naik.

Menurut catatan sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok (Siskaperbapo) Jatim sejak Sabtu (06/09/2025) lalu harga daging ayam ras tembus Rp 36 ribu per kilogram. 

Baca juga: Diserang Hama Tikus, Petani di Lumajang Meringis: Jagung - Cabai Rusak Terancam Gagal Panen

Sedangkan harga normal Rp 34 ribu per kilogram. Sementara untuk daging ayam kampung saat ini tembus Rp 43 ribu per kilogram dari harga Rp 41 ribu.

“Memang menjelang maulid nabi harga daging ayam mulai naik. Sampai saat ini masih naik, hampir tiap hari naiknya nggak banyak. Maksimal bisa sampai Rp 1 ribu per hari,” ucapnya, Selasa (09/09/2025).

Baca juga: Dipicu Kenaikan Harga Ayam Ras, Kota Madiun Alami Deflasi per April 2026 Sebesar 0,02 Persen

Lebih lanjut, kenaikan harga komoditas tersebut tak hanya di wilayah kota, namun juga terjadi di sejumlah pasar wilayah bagian barat Lumajang juga naik. Rata-rata harganya hampir sama.

“Sampai bulan maulid selesai harganya biasanya kembali normal. Kebanyakan mereka membeli dalam jumlah banyak,” pungkas Moh Agus, salah satu pedagang di Pasar Senduro. lj-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru