Tak Ingin Buru-buru Beralih ke Mobil Listrik, Lamborghini Pilih Fokus PHEV

surabayapagi.com
Lamborghini Lanzador. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif mewah, Lamborghini secara resmi mengumumkan langkah strategisnya untuk tidak terburu-buru masuk ke pasar mobil listrik penuh (EV) dan justru memilih fokus mengembangkan teknologi plug-in hybrid (PHEV) sebagai solusi jangka menengah menuju era elektrifikasi.

Pasalnya, permintaan mobil listrik stagnan. Beberapa waktu lalu, adopsinya terlihat menjanjikan, namun sekarang kurva pertumbuhannya mulai melandai. Kondisi tersebut membuat pabrikan supercar asal Italia itu perlu menyesuaikan arah bisnis agar tetap relevan dengan keinginan konsumen di segmen mobil mewah.

Baca juga: Jutaan Unit Ford F-150 Masuk Penyelidikan Federal, Gegara Masalah Transmisi

Selain itu, salah satu proyek yang terdampak adalah Lamborghini Lanzador, model konsep yang awalnya direncanakan sebagai mobil listrik murni. Pabrikan kini tengah meninjau ulang proyek tersebut dan mempertimbangkan untuk memproduksinya sebagai PHEV, dan putusan final mengenai hal ini dikabarkan akan diambil pada tahun ini.

Lamborghini juga menilai bahwa teknologi PHEV saat ini menawarkan keseimbangan ideal antara performa khas supercar dan efisiensi emisi karbon. Selain faktor teknis, keputusan ini juga mempertimbangkan citra dan aspirasi merek, Senin (13/10/2025).

Baca juga: Masuki Era EV, Daihatsu Luncurkan Kendaraan Komersial Mini 'e-Hijet Cargo dan e-Atrai'

Sehingga, meski industri otomotif global terus bergerak menuju elektrifikasi penuh, Lamborghini justru memilih jalur berbeda. Winkelmann menegaskan bahwa mesin V12 legendaris akan tetap menjadi bagian dari identitas merek hingga setelah tahun 2030.

Selain itu, model SUV Urus generasi terbaru juga akan hadir dengan sistem penggerak PHEV, bukan EV penuh, dan dijadwalkan meluncur sebelum akhir dekade ini. Langkah ini bukan tanpa pertimbangan.

Baca juga: Tingkatkan Citra Gaya Modern, Honda Giorno+ 2026 Hadirkan Warna Baru

Perubahan strategi ini diprediksi akan berpengaruh terhadap struktur biaya dan harga jual model baru Lamborghini di masa depan. Meski demikian, belum ada informasi resmi mengenai kisaran harga model PHEV terbaru yang akan dirilis. jk-03/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru