Pesona Hutan Mangrove Pancer Cengkrong, Wisata Alam Pesisir Bernilai Edukatif Tinggi

surabayapagi.com
Pesona Hutan Mangrove Pancer Cengkrong yang berada di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. SP/ TRG

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur menyimpan banyak destinasi wisata alam yang wajib dikunjungi. Salah satunya, Hutan Mangrove Pancer Cengkrong  yang berada di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo. Kawasan ini menyajikan pemandangan hutan bakau yang rimbun, jalur jembatan kayu eksotis, serta panorama laut yang menenangkan, Selasa (14/10/2025).

Selain itu, destinasi wisata alam tersebut juga memadukan keindahan ekosistem pesisir dengan nilai edukatif tinggi, yang membuatnya menjadi pilihan tepat. Suasana hijau, udara segar, dan suara burung di antara pepohonan mangrove menghadirkan pengalaman wisata yang damai dan menyegarkan.

Baca juga: Pantai Parang Dowo di Malang Suguhkan Karang Besar hingga Gua-gua Kecil yang Masih Asri

Kawasan hutan mangrove seluas sekitar 87 hektare ini memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa, menjadikannya salah satu cagar alam penting di pesisir selatan Jawa Timur. Serta menawarkan panorama hijau yang menyejukkan sekaligus menjadi sarana edukasi tentang pentingnya ekosistem mangrove.

Diketahui, objek wisata ini buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 17.00 WIB. Akses menuju lokasi pun terbilang mudah karena jalan sudah beraspal dan dilengkapi dengan petunjuk arah yang memudahkan wisatawan mencapai kawasan hutan mangrove.

Baca juga: Jadi Destinasi Baru, Kampung Korea Madiun Hadir di Kawasan Lapak Kampir

Menariknya, Hutan Mangrove Pancer Cengkrong memiliki lebih dari 25 jenis tanaman bakau, di antaranya Sonneratia alba, Rhizophora apiculata, dan Avicennia alba. Ekosistemnya juga menjadi rumah bagi sekitar 80 jenis ikan, 30 jenis udang, serta 50 jenis burung yang menjadikan kawasan ini sebagai tempat berkembang biak dan berlindung.

Tak heran, Hutan Mangrove Pancer Cengkrong kerap dijuluki "Venesia ala Trenggalek", berkat keindahan jalur airnya yang berliku di antara pepohonan bakau serta jembatan kayu yang menambah pesona kawasan wisata ini.

Baca juga: Pesona Coban Jahe di Malang Jadi Jujugan Wisata Jogging ‘Run for Tourism’

Selain menikmati panorama alam, pengunjung juga dapat berpartisipasi dalam kegiatan edukasi lingkungan, seperti menanam pohon mangrove sebagai bentuk pelestarian alam. Bahkan, kawasan ini kerap dimanfaatkan pelajar dan mahasiswa untuk kegiatan pembelajaran mengenai ekosistem pesisir.

Dengan keindahan alam yang masih asri, keanekaragaman hayati yang tinggi, serta nilai edukatif yang kuat, kawasan ini layak menjadi destinasi wajib saat berkunjung ke Trenggalek. Tak hanya sebagai tempat rekreasi, Hutan Mangrove Pancer Cengkrong juga menjadi ruang belajar. tr-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru