PLN Dorong Implementasi Electrifying Agriculture Lewat Koperasi Desa Merah Putih

Reporter : Arlana Chandra Wijaya

SurabayaPagi, Batu – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus mendorong implementasi progam Electrifying Agriculture sebagai langkah nyata mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian dan penguatan ekonomi masyarakat desa. 

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan Koperasi Desa Merah Putih Garudayaksa Nusantara (KGN) dalam kegiatan Training of Trainer (ToT) Fasilitator dan Pemandu untuk Anggota Koperasi Desa Merah Putih, yang digelar di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Kota Batu.

Baca juga: PLN UID Jatim Berangkatkan 640 Pemudik Gratis Naik KA Jayakarta dari Surabaya

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Malang, Agung Wibowo memaparkan mengenai pemanfaatan energi listrik dalam kegiatan pertanian modern.

Melalui program electrifying agriculture, PLN mendorong penerapan listrik pada berbagai tahapan usaha tani, mulai dari pengairan, pengolahan hasil, hingga peyimpanan produk pertanian agar lebih efisien dan bernilai tambah tinggi.

“PLN berkomitmen untuk menghadirkan energi listrik sebagai penggerak utama produktivitas di sektor pertanian. Melalui electrifying agriculture, kami ingin membantu petani menjadi lebih mandiri, hemat biaya operasional, dan mampu meningkatkan kualitas hasil pertanian mereka,” ujar Agung Wibowo.

Sebanyak 120 peserta dari kalangan fasilitator dan pemandu akan menjadi agen penerapan electrifying agriculture di berbagai wilayah Jawa Timur, khusunya di lingkungan Koperasi Desa Merah Putih.

Baca juga: Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan, PLN Salurkan 1.000 Mushaf Al-Qur'an

Dengan memberikan pendampingan kepada petani dan pelaku usaha kecil dalam mengoptimalkan pemanfaatan listirk untuk kegiatan usaha produktif.

Kepala KGN Institut, Adji Gutomo, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan PLN yang telah aktif memperkenalkan konsep electrifying agriculture kepada peserta. 

“Materi dari PLN sangat relevan dan membuka wawasan peserta tentang pentingnya inovasi energi untuk mendukung pertanian modern. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut agar koperasi desa dapat menjadi motor penggerak ekonomi berbasis listrik di pedesaan,” ungkapnya.

Baca juga: Siaga Ramadan dan Idul Fitri, PLN Sediakan 297 SPKLU di Jawa Timur untuk Dukung Perjalanan Kendaraan Listrik

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir mengatakan melalui kegiatan ini, PLN berharap penerapan electrifying agriculture di lingkungan Koperasi Desa Merah Putih dimulai dari Malang dapat menjadi contoh sinergi nyata antara dunia energi dan sektor pertanian.

"Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat transformasi pertanian menuju sistem yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan berbasis energi listrik. Lebih dari seribu petani di Malang memanfaatkan listrik untuk peningkatan produktivitas pertaniannya. Kami berharap Koperasi Desa Merah Putih di Malang dapat menjadi percontohan kolaborasi PLN dan masyarakat dan semakin banyak pula yang beralih menggunakan listrik PLN," pungkas Ahmad. Byb

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru