KAI Daop 7 Madiun Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

Reporter : Lestariyono Blitar

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Memasuki musim penghujan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyiapkan sejumlah langkah antisipatif guna menghadapi potensi gangguan perjalanan kereta api. Langkah ini dilakukan untuk mewujudkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, lancar, dan terkendali.

“Memasuki musim penghujan, Daop 7 Madiun telah melakukan sejumlah pemeriksaan lintas untuk memastikan kondisi prasarana dan infrastruktur di sepanjang jalur KA andal dan aman. Pemeriksaan lintas dilakukan melalui kegiatan inspeksi dengan jalan kaki bersama di petak jalan antara Saradan–Bagor yang langsung dipimpin oleh Vice President Daop 7 Madiun, Suharjono, bersama manajer terkait, khususnya untuk memastikan kondisi drainase dan komponen jalur KA,” jelas Rokhmad Makin Zainul, Manager Humas Daop 7 Madiun, dalam relisnya sore ini. Selasa (21/10/2025).

Baca juga: Masa Angkutan Lebaran Berakhir 1 April, KAI Daop 7 Madiun Sudah Layani 454.266 Pelanggan

Daop 7 Madiun telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan jalur KA tetap aman, di antaranya dengan memeriksa kondisi jalur, tubuh baan, lengkung, drainase, alat penambat, sambungan rel, serta bangunan hikmat atau jembatan. Upaya lain dilakukan melalui normalisasi saluran di tebing dan pegunungan, pembersihan sipon-sipon, penguatanan saluran air, serta pemangkasan dahan dan ranting pohon di sepanjang lintas yang berpotensi mengarah ke jalur KA.

KAI Daop 7 juga berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat di sekitar jalur KA untuk memberikan imbauan agar masyarakat tidak membuang sampah ke saluran air yang bermuara ke jalur rel, serta melarang penanaman tumbuhan di tepi tebing guna menjaga stabilitas kontur tanah.

Baca juga: Jamin Keamanan dan Kenyamanan Penumpang, KAI Daop 7 Madiun Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2026

Zainul menambahkan, Daop 7 Madiun juga senantiasa melakukan pemeriksaan dan pengawasan pada area yang memerlukan perhatian khusus dengan menempatkan petugas untuk melakukan pemantauan secara intensif selama 24 jam, demi memastikan keselamatan perjalanan kereta api.

Sebagai langkah antisipasi tambahan, Daop 7 Madiun menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di beberapa titik strategis yang dapat segera menjangkau lokasi apabila terjadi hambatan perjalanan akibat cuaca ekstrem. AMUS tersebut terdiri dari batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi (untuk jembatan), alat penambat rel, dan perlengkapan siaga lainnya.

Baca juga: Antisipasi Jelang Masa Angkutan Lebaran, PT KAI Gelar Diklap Refreshing Pengatur Perjalanan KA

“Kami berkomitmen dan berupaya semaksimal mungkin untuk senantiasa mewujudkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” tutup Zainul. Les

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru