SurabayaPagi, Kuala Lumpur – Produk sanitizer asal Asia, BerryC Active Sanitizer, resmi membuktikan kemampuannya dalam membunuh semua jenis virus beramplop hanya dalam waktu 30 detik.
Hasil tersebut diperoleh dari uji internasional EN 14476 yang dilakukan di laboratorium Viroxy Sdn. Bhd., Kuala Lumpur.
Pengujian ini dilakukan dengan standar tertinggi ISO/IEC 17025, menggunakan Vaccinia virus strain Ankara virus yang diakui di Eropa sebagai perwakilan resmi seluruh virus beramplop.
Dengan efektivitas terhadap virus tersebut, secara ilmiah BerryC juga dinyatakan efektif melawan HIV, Hepatitis, seluruh jenis Influenza, SARS-CoV-2, MERS, hingga Monkeypox.
Dua mikrobiologis terkemuka, Dr. Peter Cheong dan Dr. Syazani Suhaimi, memimpin langsung uji laboratorium tersebut. Hasilnya menunjukkan tingkat efektivitas 99,99 persen virus hancur dalam waktu 30 detik kontak.
“Ini hasil yang bahkan melampaui ekspektasi laboratorium,” ungkap Dr. Cheong.
“BerryC kini bisa dikategorikan sebagai produk dengan aktivitas virucidal penuh," tambahnya.
Uji tersebut termasuk salah satu tes laboratorium paling ketat dan mahal di Asia Tenggara, menempatkan BerryC sejajar dengan produk disinfektan medis kelas dunia.
Dengan teknologi QAC (Quaternary Ammonium Compound), BerryC menawarkan perlindungan jangka panjang yang tetap aman bagi kulit anak dan keluarga.
Di tengah meningkatnya kekhawatiran akan munculnya pandemi baru, hasil uji ini memperkuat posisi BerryC sebagai produk perlindungan keluarga berbasis bukti ilmiah, bukan sekadar klaim pemasaran. Byb
Editor : Redaksi