SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Audi dikabarkan akan memulai produksi kendaraan di Amerika Serikat untuk pertama kalinya. Langkah besar ini dilakukan guna memperkuat posisi di pasar Amerika Utara sekaligus mengurangi beban tarif impor yang selama ini membuat Audi tertinggal dari BMW dan Mercedes.
Dilansir dari Carscoops, Selasa, 18 November, Audi akan memproduksi sebuah SUV besar dan tangguh yang digadang-gadang menjadi pesaing langsung Land Rover Defender. Model ini akan dibuat di pabrik Blythewood, Carolina Selatan, fasilitas milik Scout Motors, merek utilitas legendaris di bawah Volkswagen Group.
Baca juga: Imbas Penjualan Anjlok, Sejumlah Dealer Audi di Pasar China Pilih Tutup
Scout sendiri sedang membangun pabrik tersebut dan dijadwalkan mulai memproduksi kendaraan pada akhir 2027. Audi akan memanfaatkan fasilitas dan teknologi milik Scout, termasuk platform ladder-frame serta sistem 4WD lengkap dengan locking differential, sesuatu yang belum pernah digunakan Audi sebelumnya.
Baca juga: Kia Siapkan Peluncuran Seltos Generasi Terbaru, Hadir dengan Desain Lebih Modern dan Aerodinamis
SUV baru ini ditargetkan untuk pasar Amerika dan akan hadir sebagai varian hybrid range-extender. Teknologi ini sejalan dengan tren pemesanan Scout, di mana lebih dari 80 persen konsumen memilih model range-extender yang menawarkan jarak tempuh hingga 500 mil (±800 km), jauh lebih jauh dibanding versi listrik murni.
Belum ada gambar resmi yang dirilis, namun Audi sebelumnya sudah memberi sinyal ketertarikan pada segmen offroad lewat Q6 e-tron Offroad Concept. SUV baru yang diperkirakan meluncur pada 2028 ini disebut akan berukuran lebih besar dan memiliki desain lebih kotak daripada Q6 agar sesuai karakter segmen Defender.
Baca juga: Exeed ET5 Meluncur di China, SUV EREV dengan Jangkauan 1.310 Km
Dengan menggabungkan DNA offroad Scout dan kemewahan khas Audi, model ini diprediksi menjadi senjata baru Audi untuk menembus pasar SUV adventure premium di Amerika. jkt-02/gfr
Editor : Redaksi