SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana setempat menggelar pemeriksaan deteksi dini kanker serviks di sejumlah puskesmas secara gratis.
Pemeriksaan tersebut merupakan salah satu fasilitas dan layanan kesehatan gratis melalui skrining kanker serviks seperti pemeriksaan HPV DNA, Pap Smear, dan IVA, salah satunya di Puskesmas Ngegong.
Baca juga: Sidak Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026, DKPP Kota Blitar Temukan Sapi Terjangkit LSD
Diketahui, deteksi dini kanker serviks tersebut menyasar wanita usia subur atau produktif, yakni di kisaran 30 tahun sampai 50 tahun. Dan tiga jenis pemeriksaan tersebut sangat penting untuk mendeteksi kanker leher rahim lebih awal, sebelum muncul gejala.
"Kegiatan ini menyasar 89 peserta dan digelar selama dua hari dengan pembagian sekitar 30–40 peserta per hari. Untuk tahap awal ini kami menyasar ke kader posyandu dan tenaga kesehatan di Puskesmas Ngegong," ujar Penanggung jawab pelaksanaan HPV DNA sekaligus bidan Puskesmas Ngegong, Dinkes PPKB Kota Madiun Tatik Hidayah, Rabu (19/11/2025).
"Kalau ditemukan kelainan, nanti langsung kami tindak lanjuti dengan rujukan. Dari sekitar 20 persen sasaran yang sudah diperiksa hari ini, belum ada hasil IVA yang positif, tetapi kami menemukan dua kasus polip yang akan dirujuk," imbuhnya.
Baca juga: Karantina Banyuwangi Perketat Pemeriksaan Dokumen Hewan Ternak Jelang Idul Adha
Lebih lanjut, pihaknya menambahkan bahwa pemeriksaan HPV DNA dan inspeksi visual dengan asam asetat (IVA) diberikan secara gratis tanpa perlu BPJS Kesehatan. Namun, untuk Pap Smear memang harus menggunakan BPJS Kesehatan karena bekerja sama dengan pihak luar.
Sementara itu, karena kuota terbatas, skrining tahap pertama ini diprioritaskan bagi kader dan tenaga kesehatan. Namun demikian, masyarakat umum tetap berkesempatan mengikuti pemeriksaan pada periode berikutnya.
Baca juga: Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan BLUD, Kepala Puskesmas Diminta Tak Bertindak Sepihak
Diketahui, Pemkot Madiun melalui Dinkes memiliki target 10 persen dari wanita usia subur harus dilakukan pemeriksaan IVA tiap tahunnya. Sehingga pada tahun depan peluangnya masih besar bagi yang belum ikut.
Pihaknya juga berharap dengan pemeriksaan deteksi dini tersebut, temuan kasus yang mengarah ke kanker serviks dapat segera ditindaklanjuti, sehingga meningkatkan peluang harapan untuk sembuh. md-02/dsy
Editor : Desy Ayu