Unik! Praktisi Akupuntur di Pacitan Obati Pasien Pakai Tanduk Kerbau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Praktisi akupuntur Pacitan, Heru Suranto saat memberikan terapi pijat saraf menggunakan tanduk kerbau kepada pasien di rumah praktiknya. SP/ PCT
Praktisi akupuntur Pacitan, Heru Suranto saat memberikan terapi pijat saraf menggunakan tanduk kerbau kepada pasien di rumah praktiknya. SP/ PCT

i

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Dunia kesehatan menggunakan pengobatan alternatif juga bisa menjadi salah satu pilihan yang menjanjikan dan dapat mengobati penyakit tertentu. Salah satunya, praktisi pengobatan alternatif akupuntur di Kabupaten Pacitan yang unik lantaran menggunakan tanduk kerbau sebagai alat pijat saraf pasien.

Heru Suranto atau yang akrab disapa Heru Bakso, kerap didatangi warga yang ingin sembuh dari berbagai keluhan penyakit. Dirinya melayani berbagai keluhan kesehatan masyarakat dengan memadukan terapi pijat saraf, herbal hingga metode tradisional menggunakan alat sederhana. Dimana, kemampuan tersebut dipelajarinya secara langsung dari seorang ahli akupuntur saat berada di Yogyakarta.

“Saya belajar di Jogja sekitar satu setengah tahun ikut seorang ahli akupuntur di sana,” ujarnya, Kamis (28/05/2026).

Dan salah satu metode terapi yang menarik perhatian adalah penggunaan tanduk kerbau sebagai alat pijat saraf pasien. Menurutnya, tanduk kerbau dipilih karena dianggap lebih aman digunakan dibandingkan bahan lain seperti bambu maupun kayu. Dan dalam praktik sehari-hari, titik pijatan yang dilakukan disesuaikan dengan jenis keluhan pasien.

“Ini hanya alat pijat ya bukan jimat, kenapa saya pakai tanduk, ya karena lebih aman ketimbang bambu atau kayu,” ucapnya.

Saat menangani pasien sakit gigi misalnya, Heru memulai terapi dengan memijat bagian jempol kaki menggunakan tanduk kerbau. Bagian tersebut dipercaya berkaitan dengan saraf tertentu yang terhubung dengan keluhan sakit gigi. Heru menyebut sebagian besar penyakit dapat ditanganinya, namun pasien dengan keluhan sakit gigi dan sakit perut menjadi yang paling sering datang ke tempat praktiknya.

Meski telah membuka praktik selama bertahun-tahun, Heru mengaku tidak pernah memasang tarif khusus bagi masyarakat yang datang berobat. Praktik pengobatan tradisional yang dijalankan Heru hingga kini masih menjadi alternatif bagi sebagian warga Pacitan yang ingin mencoba metode terapi nonmedis untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan sehari-hari. pc-01/dsy

Berita Terbaru

Kendalikan Harga Bahan Pokok, Pemkab Sumenep Luncurkan Warung Inflasi

Kendalikan Harga Bahan Pokok, Pemkab Sumenep Luncurkan Warung Inflasi

Rabu, 17 Jun 2026 12:51 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya untuk mengendalikan harga bahan pokok, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, meluncurkan Warung Inflasi,…

Kenaikan Harga Oli Resahkan Pemilik Bengkel hingga Konsumen di Ponorogo

Kenaikan Harga Oli Resahkan Pemilik Bengkel hingga Konsumen di Ponorogo

Rabu, 17 Jun 2026 12:29 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini, harga oli terus mengalami kenaikan hampir setiap hari, dimana tidak hanya dirasakan oleh konsumen, tetapi juga…

Cocok untuk Healing, Sumber Biru Wonosalam Suguhkan Panorama Aliran Air Jernih

Cocok untuk Healing, Sumber Biru Wonosalam Suguhkan Panorama Aliran Air Jernih

Rabu, 17 Jun 2026 12:16 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 12:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Melepas penat di sejumlah kegiatan dan jam kerja yang padat memang perlu rehat sejenak. Salah satunya, wajib mengunjungi destinasi…

Madiun Jadi Jalur Distribusi Rokok Ilegal, 4,6 Juta Batang Dimusnahkan Bea Cukai

Madiun Jadi Jalur Distribusi Rokok Ilegal, 4,6 Juta Batang Dimusnahkan Bea Cukai

Rabu, 17 Jun 2026 12:14 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 12:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Meski bukan daerah produsen rokok ilegal, wilayah Madiun kerap menjadi daerah pemasaran dan perlintasan distribusi barang kena cuk…

Bupati Subandi Serukan ASN, Perangkat Desa, dan RT/RW Jadi Anggota KDMP

Bupati Subandi Serukan ASN, Perangkat Desa, dan RT/RW Jadi Anggota KDMP

Rabu, 17 Jun 2026 12:11 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sudah banyak berdiri di Sidoarjo. Bupati Sidoarjo Subandi menyerukan seluruh ketua R…

Perkuat Ekonomi, Pemkab Lumajang Optimalkan Pengembangan Pangan Lokal Berkualitas

Perkuat Ekonomi, Pemkab Lumajang Optimalkan Pengembangan Pangan Lokal Berkualitas

Rabu, 17 Jun 2026 12:07 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Untuk mendukung peningkatan kualitas konsumsi masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…