SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sedan Crown FCEV yang sudah debut sejak tahun 2023, kini Mobil tersebut mulai menawarkan gambaran sekilas tentang bagaimana hidrogen dapat digunakan dalam transportasi sehari-hari, Minggu (07/12/2025).
Sedan asal Jepang yang mendiversifikasi mobilitas bahan bakar alternatif tersebut akan di konversi menjadi taksi. Pasalnya, armada Crown Sedan FCEV sudah menjelajahi jalanan Tokyo dan diperkirakan mencapai sekitar 200 kendaraan pada akhir Maret 2026.
Baca juga: Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'
Setiap mobil tampil menonjol dengan livery hitam , grafis biru, dan stiker khas Tokyo H2 di sepanjang sisinya. Sementara itu, kabinnya dilengkapi untuk fungsi taksi secara utuh, seperti dilengkapi unit GPS tambahan, meteran tarif, dan partisi transparan di belakang kursi pengemudi.
Baca juga: Per Februari 2026, Penjualan Mobil Listrik Global Alami Penurunan 11 Persen
Selain itu, penumpang di belakang memiliki ruang kaki yang luas, layar tablet di sandaran kursi, layar sentuh terpisah untuk pengaturan suhu yang terintegrasi di sandaran tangan tengah, dan kursi dengan fungsi pijat bawaan.
Salah satu pengemudi taksi memuji kehebatan mobil tersebut, meski agak sulit dikendalikan di jalan perkotaan yang sempit. Sebelumnya, Toyota memperkenalkan mobil polisi Crown Sedan FCEV yang dirancang untuk prefektur Fukushima, wilayah yang terkena bencana nuklir tahun 2011.
Baca juga: Eksklusif! Tesla Kenalkan Teknologi Pengereman Mulus di Model Y Terbaru
Baik model taksi maupun polisi tetap menggunakan mesin standar Crown Sedan FCEV. Motor listrik yang dipasang di belakang menghasilkan tenaga 180 hp dan torsi 300 Nm, yang ditenagai oleh sel bahan bakar Mirai . Sedangkan untuk hidrogen disimpan dalam tiga tangki bertekanan tinggi, memberikan mobil jangkauan yang mengesankan hingga 820 km (510 mil) per pengisian ulang. jk-01/dsy
Editor : Desy Ayu