SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menyusul keluhan diare yang dialami ratusan pelajar SMK Negeri 3 Boyolangu, kini Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Mutiara Rawa Selatan di Desa Moyoketen, Kabupaten Tulungagung diminta menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sementara.
Sementara itu, untuk menu MBG yang dikonsumsi pelajar pada kejadian tersebut terdiri atas nasi putih, ayam bakar, tahu kuning, sambal kecap, selada, dan buah semangka. Sedangkan menu MBG untuk Selasa belum sempat dibagikan karena langsung ditarik setelah muncul keluhan diare.
Baca juga: Legislator Golkar, Masih Kritik MBG
"Dugaannya berasal dari menu yang dikonsumsi kemarin, karena makanan untuk hari ini belum dibagikan," ujar Sekretaris Satgas MBG Tulungagung, Jawa Timur Sony Welly Ahmadi, Rabu (21/01/2026).
Dan terkait penghentian sementara dilakukan sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan MBG yang diduga menjadi penyebab gangguan kesehatan tersebut.
Baca juga: Usai Insiden Keracunan MBG: Operasional SPPG Tulungagung Dihentikan, Bakal Diinvestigasi
"Kami menerima laporan ada 123 pelajar mengalami diare diduga setelah mengonsumsi menu MBG pada Senin (19/1). Hari ini kami melakukan peninjauan langsung ke sekolah dan SPPG," jelasnya.
Peninjauan lapangan tersebut melibatkan Dinas Kesehatan Tulungagung, Badan Gizi Nasional (BGN), serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat untuk mengevaluasi penerapan standar operasional prosedur (SOP) dan higienitas dapur SPPG, sekaligus pengambilan sampel makanan.
Baca juga: SPPG Cinta Anak Klecorejo Ditutup Usai Puluhan Siswa SD Diduga Keracunan MBG
Selain 123 pelajar yang melaporkan diare, pihaknya juga menerima informasi sekitar 70 pelajar tidak masuk sekolah dengan alasan sakit.
Lebih lanjut, sebagai langkah antisipasi, Satgas MBG telah meminta Dinas Kesehatan Tulungagung menyiagakan 32 puskesmas di wilayah setempat untuk menangani kemungkinan adanya pelajar yang membutuhkan perawatan lanjutan. Dan untuk hasil uji laboratorium akan menjadi dasar penentuan langkah selanjutnya. Sehingga untuk sementara, operasional SPPG tersebut hentikan hingga hasil pemeriksaan keluar. tl-02/dsy
Editor : Redaksi