Persoalan Maraknya Keracunan MBG, Dinkes Tulungagung Temukan Pelanggaran SOP

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Dinas Kesehatan Tulungagung melakukan monitoring dan evaluasi pada salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tulungagung. SP/ TLG
Petugas Dinas Kesehatan Tulungagung melakukan monitoring dan evaluasi pada salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tulungagung. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti persoalan sebanyak enam kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menemukan sejumlah pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) pada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)

Sebanyak enam dapur SPPG yang berkaitan dengan kasus tersebut diketahui belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Dan temuan tersebut diketahui setelah Dinkes Tulungagung melakukan monitoring dan evaluasi (monev) serta Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) terhadap sejumlah dapur SPPG.

"Kebetulan enam kasus dugaan keracunan MBG itu terjadi pada dapur SPPG yang belum memiliki SLHS," jelas Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Tulungagung Mamik Hidayah, Minggu (09/08/2026).

Menurut Mamik, hasil pemeriksaan menunjukkan masih terdapat sejumlah ketentuan dalam SOP pengolahan dan distribusi makanan yang belum diterapkan secara optimal. Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko terjadinya kontaminasi makanan. Salah satu temuan berkaitan dengan jalur keluar-masuk bahan dan makanan. 

Pasalnya, dapur SPPG seharusnya memiliki pemisahan jalur antara barang bersih dan kotor untuk mencegah terjadinya kontaminasi silang. Selain persoalan alur, petugas juga menemukan sejumlah aspek sarana dan prasarana yang perlu diperbaiki. Di antaranya kondisi lantai yang tidak memenuhi ketentuan kemudahan pembersihan serta penggunaan peralatan dapur yang belum memenuhi standar food grade. "Ini salah satu temuan SOP yang dilanggar pihak dapur SPPG. Jadi hanya ada satu jalur, baik itu untuk distribusi makanan maupun kegiatan lainnya," ujarnya.

Sehingga, Mamik menegaskan penerapan SOP menjadi bagian penting dalam memastikan makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat MBG aman dikonsumsi, sehingga terus melakukan pemantauan terhadap dapur SPPG untuk memastikan sejumlah temuan dapat segera diperbaiki. "Kami meminta seluruh SOP dijalankan dengan baik untuk meminimalisasi potensi terjadinya keracunan makanan," pungkasnya. tl-03/dsy

Berita Terbaru

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Gerakan Warga Nahdlatul Ulama (NU) melalui Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama (KPK NU) menyatakan telah mengantongi sejumlah b…