Jadi Hub Angkutan Wisata, Pemkab Banyuwangi Tingkatkan Fungsi Terminal Sasak Perot

surabayapagi.com
Suasana di Terminal Sasak Perot sebagai hub angkutan pariwisata, Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi bakal komitmen mengoptimalkan fungsi Terminal Sasak Perot sebagai hub angkutan pariwisata yang berada di Jalan Kuntulan tersebut mulai ditingkatkan secara bertahap mulai dari sarana dan prasarana penunjang sektor pariwisata. 

Pasalnya, Banyuwangi kini telah dikenal sebagai daerah tujuan wisata. Karena itu, sektor transportasi harus mampu mendukung perkembangan pariwisata. Dimana Terminal Sasak Perot yang akan dikembangkan menjadi pusat transit menuju berbagai destinasi wisata, seperti Kawah Ijen. Sehingga, hub menuju Kawah Ijen dan pelayanan Stasiun Banyuwangi yang akan semakin berkembang.

Baca juga: Ditarget Rampung Agustus, Sekolah Rakyat Permanen di Banyuwangi Berkapasitas 1.000 Siswa

“Sebagai daerah wisata tentunya kita harus menunjang program dari pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang payung besarnya adalah pariwisata,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi, I Komang Sudira Atmaja, Jumat (23/01/2026).

Lebih lanjut, untuk perbaikan fasilitas di kawasan Terminal Sasak Perot dilakukan secara bertahap, mulai dari akses jalan, bangunan, hingga fasilitas pendukung lainnya. Saat ini, jalan di dalam area terminal telah diganti dengan paving block.

Baca juga: Pesona Pantai Pulau Santen, Getah Pohonnya Dipercaya Ampuh Obati Mata Merah Akibat Air Laut

“Dengan pemasangan paving ini, Terminal Sasak Perot mulai tampak lebih baik dan tentunya ramah bagi pengunjung. Gedungnya juga akan kita usulkan untuk dilakukan penataan agar lebih nyaman,” jelasnya.

Dan ke depan, terminal ini akan dimanfaatkan oleh seluruh moda transportasi pendukung sektor pariwisata, baik angkutan konvensional seperti angkot (lin) maupun angkutan daring. Terminal Sasak Perot juga akan difungsikan sebagai lokasi transit kendaraan pariwisata dari dan menuju berbagai destinasi wisata di Banyuwangi. Pasalnya, selama ini Terminal Sasak Perot hanya dimanfaatkan oleh angkutan konvensional dan kondisinya dinilai kurang nyaman bagi wisatawan.

Baca juga: Sepanjang 2025, Nilai Ekspor Produk Unggulan di Banyuwangi Naik Tembus Rp3,9 Triliun

“Terminal Sasak Perot yang selama ini hanya dimanfaatkan angkutan konvensional akan kita aktifkan lagi agar bisa melayani semua, termasuk wisatawan,” pungkas Komang. by-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru