DPRD Kota Kediri Ingin Aturan Perubahan Jalan Stasiun Kediri Tetap Menguntungkan Masyarakat

Reporter : Redaksi

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Penataan kawasan Jalan Stasiun Kota Kediri telah memasuki masa uji coba tahap 2. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri mendorong agar pemerintah selalu menjalin komunikasi dengan masyarakat.

Anggota DPRD Kota Kediri Afif Fachrudin Wijaya mengatakan, penerapan kebijakan baru di sana harus berbasis pada hasil komunikasi.

Baca juga: Tumbuhkan Motivasi Wali Kota Kediri Ajak Ribuan Anggota Kopri dan PGRI Ikut Olah Ragah Jalan Sehat

Terutama dari eksekutif dengan masyarakat. Sebab, sepanjang jalan itu identik dengan aktivitas perdagangan masyarakat yang sudah dijalankan sejak lama.

“Mungkin nanti melalui komunikasi yang baik bisa membawa dampak yang baik untuk Jalan Stasiun itu juga,” ujar anggota dewan yang juga berasal dari daerah pemilihan (dapil) 1 Kecamatan Kota.

Politisi yang juga anggota Komisi B itu menambahkan, komunikasi yang sudah dilakukan oleh pemerintah dengan masyarakat patut diapresiasi. Sebab, aturan tidak bisa diterapkan tanpa melibatkan aspirasi dari masyarakat.

“Kalau kita hanya menganut aturan, tanpa komunikasi dari hati ke hati, nanti pasti ada kesenjangan,” tandas anggota dewan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Lebih jauh Afif mengatakan, dalam proses menghimpun masukan masyarakat, juga tidak boleh dilakukan secara parsial. Artinya hanya melibatkan segelintir orang saja. Melainkan harus bisa menampung seluruh masukan dari masyarakat yang akan terdampak kebijakan itu. Untuk selanjutnya menyatukan persepsi untuk solusi terbaik.

Baca juga: Napak Tilas Jejak Pahlawan Panglima Besar Jenderal Soedirman, Mbak Wali Ajak Generasi Muda Hidupkan Semangat Juang

“Sebaiknya dari pihak eksekutif ada komunikasi yang baik,” harapnya.

Membuat solusi dengan mempertimbangkan masukan dari masyarakat itu menurutnya juga penting untuk menjaga stabilitas ekonomi di kawasan tersebut.

Sebab, selama ini Jalan Stasiun dikenal sebagai kawasan perdagangan yang terintegrasi dengan Jalan Dhoho.

Banyak masyarakat setempat yang menggantungkan hidup dengan berdagang di pertokoan sepanjang jalan tersebut. Kalau soal perubahan Jalan Stasiun, menurutnya warga juga senang. Afif mengakui kawasan tersebut jadi lebih enak untuk nongkrong. Karena pemandangannya sudah beda.

Baca juga: Mbak Wali Terima Audiensi Konsul Jenderal Amerika Serikat, Buka Peluang Kerja Sama Pendidikan dan Budaya

“Cuma ya itu, kalau soal ekonomi kan beda-beda persepsi orang. Makanya permintaan saya, kuatkan komunikasi dengan melibatkan warga,” pungkas Sekretaris Fraksi PKB itu.

Untuk diketahui, Dishub Kota Kediri sebelumnya melaksanakan uji coba penataan kawasan Jalan Stasiun selama dua pekan. Yakni, mulai 5 – 19 Januari lalu. Aturan baru itu meliputi Jalan Stasiun yang kini menjadi satu arah dari barat ke timur. Lalu, larangan parkir kendaraan dan aktivitas PKL di sepanjang Jalan Stasiun.

Setelah masa uji coba itu, Dishub Kota Kediri menggelar pertemuan dengan warga pada Senin (19/1). Hasilnya, uji coba diperpanjang dengan penerapan beberapa aturan baru sebagai upaya penyesuaian warga maupun pengunjung di Jalan Stasiun. Rencananya, uji coba tahap 2 itu akan diterapkan hingga 28 Januari mendatang. Can

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru