Pemkab Pamekasan Fasilitasi Program pinjaman Modal Usaha Bunga Rendah ke Pelaku UMKM

surabayapagi.com
Kegiatan pelatihan membatik pada program Wirausaha Baru (WUB) yang dicanangkan Pemkab Pamekasan. SP/ PMK

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai upaya untuk membantu meningkatkan perekonomian warga sekitar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, menyediakan pinjaman modal usaha berbunga rendah kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan total anggaran untuk program itu sebesar Rp15 miliar dengan bunga satu persen.

"Program pinjaman modal usaha dengan bunga rendah ini, juga dalam rangka mendukung program Wirausaha Baru (WUB) yang telah dicanangkan Pemkab Pamekasan," jelas Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM-Naker) Kabupaten Pamekasan Achmad Sjaifudin, Rabu (03/02/2026).

Baca juga: Pasca Lebaran 2026: Harga Plastik Melonjak 100 Persen, UMKM-Pedagang di Lamongan Menjerit

Diketahui, untuk Program WUB merupakan program unggulan Pemkab Pamekasan yang diluncurkan pada 2019, yang bertujuan untuk menghidupkan ekonomi lokal melalui berbagai jenis kegiatan, seperti pelatihan, pendampingan oleh petugas dan pengurusan izin usaha.

Baca juga: Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

"Dan yang bisa mengakses modal usaha dengan bunga satu persen ini yang telah mengikuti program pelatihan WUB, memiliki usaha mandiri yang telah berjalan dengan izin usaha lengkap," katanya.

Selain menyediakan pinjaman modal usaha dengan bunga satu persen, program WUB itu menyediakan pelatihan usaha gratis, memberikan bantuan produksi, hingga fasilitasi pemasaran baik daring maupun luring.

Baca juga: Dongkrak Perekonomian, Situbondo Beri Pembinaan UMKM Kuliner ‘Seafood’ Jalur Pantura

"Program yang juga menargetkan tercipta ribuan pengusaha baru di Pamekasan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari bawah, dan berkemajuan, sehingga terwujud cita-cita Pamekasan Hebat, yakni Pamekasan rajja, bajra tor parjugha," kata Achmad Sjaifudin. pm-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru