Dana Pusat Belum Cair, SPPG Wates di Tulunggung Hentikan Sementara Layanan MBG

surabayapagi.com
Postingan resmi SPPG Wates Kecamatan Boyolangu Tulungagung yang memutuskan berhenti sementara lantaran dana operasional yang belum cair. SP/ TLG

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menanggapi dana bantuan operasional dari pemerintah pusat belum cair, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, terpaksa menghentikan sementara layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) karena keterbatasan anggaran untuk pengadaan bahan baku produksi.

“SPPG Wates menghentikan layanan sementara karena dana operasional belum cair. Informasi ini juga telah dikonfirmasi oleh koordinator wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Tulungagung,” ujar Ketua Satgas MBG Tulungagung Johanes Bagus Kuncoro, Selasa (10/02/2026).

Baca juga: Diduga Fenomena Libur MBG, Harga Bapok di Pasar Kota Malang Turun hingga 50 Persen

Menurutnya, keputusan penghentian operasional telah diberlakukan sejak Sabtu (07/02/2026) dan akan berlangsung hingga ada kepastian pencairan dana operasional dari pemerintah pusat. Pasalnya, belum cairnya dana tersebut menyebabkan SPPG Wates tidak dapat menjalankan produksi MBG.

Baca juga: Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

“Karena keterbatasan dana, SPPG tidak bisa memproduksi makanan sehingga pelayanan MBG kepada sekolah-sekolah sementara dihentikan,” ujarnya.

Akibat kondisi ini, sejumlah sekolah yang biasanya menerima layanan MBG dari SPPG Wates terpaksa tidak mendapatkan jatah makanan seperti biasa. Pihak SPPG Wates telah mengimbau para siswa untuk membawa bekal makanan dan minuman dari rumah selama operasional dihentikan. 

Baca juga: Operasional SPPG di Banyuwangi Tetap Berjalan Normal di Tengah Kritik MBG

“Terkait berapa jumlah sekolah yang terdampak, kami masih melakukan pendataan. Yang jelas, SPPG Wates saat ini menunggu kepastian pencairan dana operasional. Kami terus berkoordinasi dan berharap dana operasional segera cair agar pelayanan MBG dapat kembali berjalan,” katanya. tl-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru